REDAKSI8.COM – Danramil 1006-04/ Astambul – Mataram Kapten Cba Sutarno harus kerja keras bersama Babinsa memantau kondisi warganya mengungsi di hutan.
Sutarno menuturkan warga Desa Pingaran Ulu Rt.02/03 Kecamatan Astambul terpaksa harus mengungsi ke dataran lebih tinggi karena menurut mereka lebih aman.

Ada sebanyak 50 Kepala Keluarga yang mengungsi di kebun karet, karena selain rumah yang terendam, juga jalan menuju Kecamatan tempat penampungan sementara sudah tidak bisa dilalui karena jalan terendam.
Mereka harus menyelamatkan diri dengan naik ke bukit dan hutan dari terjangan bencana banjir meski barang dirumah banyak hanyut dan dengan hanya membawa perbekalan seadanya.
Melalui Posko Tanggap Bencana Alam Kodim 1006/ Martapura pasokan dan dukungan logistik juga makanan mereka sudah kami antar Babinsa dan sejumlah warga ikut membantu,” tutup Sutarno”
Hal ini juga disampaikan Jarkasi Ahmad (47) salah seorang warga terdampak banjir merasakan sekali memdapat dukungan makanan pihak TNI.
Ia menuturkan, warga sudah melakukan pengungsian selama 5 hari di hutan kebun karet, mereka memilih bertahan di gunung agar terhindar dari banjir.
“Kami sementara disini aja dulu, kami takut pulang ke kampung meski kabar dari Babinsa bahwa ketinggian air sedikit turun. Kami khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan karena air dari hulu atas pengaron katanya belum surut,” ungkapnya



