REDAKSI8.COM – Melunjaknya harga gas lpg 3 kilogram di Martapura, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dalam dua pekan terakhir sempat dikeluhkan masyarakat, harga gas lpg 3 kilogram ini di eceran capai harga Rp. 30 ribu hingga Rp. 40 ribu rupiah.
Salah satu pedagang eceran gas LPG 3 kilogram di Kelurahan Jawa kecamatan Martapura, Aliyah mengatakan sudah dua pekan ini tidak menjual gas lpg 3 kilogram karena pasukan gas berkurang.

“Sudah hampir dua minggu tidak menjual gas lpg 3 kilogram, sebagai penjual eceran susah carinya,” ucapnya.
Aliyah yang juga penjual minyak tanah ini mengaku, sebelumnya ia menjual gas lpg 3 kilogram dengan harga Rp. 30 ribu per biji, karena ia membelinya di tempat lain dengan harga Rp. 28 ribu per biji.
“Saya beli di warung juga, tidak beli di pangkalan, harganya diwarung Rp 26 sampai Rp 28 ribu per biji,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar, Jimmy ST, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menindak lanjuti apabila ada laporan warga terkait kelangkaan gas lpg 3 kilogram tersebut.
Namun untuk harga di pengecer ia mengaku tidak dapat berbuat banyak, lantaran pihaknya masih belum memiliki payung hukum yang mendasari pihaknya untuk melakukan penertiban harga di tingkat pedagang eceran.
“Untuk kelangkaan gas lpg 3 kilogram mungkin dampak dari pandemi, selain itu kuota gas lpg 3 kilogram untuk Kabupaten Banjar sendiri masih kurang dengan jumlah pengguna,” tuturnya, Selasa (24/8/2020).
Namun beberapa waktu lalu, Lanjut Jimmy, pihak Pertamina sempat berkoordinasi dengan Disperindag Kabupaten Banjar terkait program satu desa satu Pangkalan, yang mana pihaknya (Disperindag) telah memberikan data-data desa yang sulit dijangkau pihak Pertamina dalam menyalurkan gas lpg.
“Pihak Pertamina telah berkoordinasi dengan kami tentang program satu Desa satu Pangkalan, sejauh ini kami telah memberikan data-data Desa yang sulit diakses oleh pihak Pertamina,” tutupnya. Dengan rencana program dar Pertamina ini, Jimmy berharap dapat mengurangi atau menanggulangi kelangkaan gas lpg khususnya gas lpg 3 kilogram, yang mana ditujukan untuk masyarakat menengah kebawah



