REDAKSI8.COM – Saat ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Banjar mengalami penurunan, apalagi saat dilanda wabah pandemi covid-19. Pada saat rapat paripurna fraksi fraksi DPRD Kabupaten Banjar memberikan pandangan.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar Pribadi Heru Jaya berharap ada perubahan kepada perusahaan daerah yang sahamnya dari pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD.

“Perusahaan daerah yang ada di Kabupaten Banjar ini kita harapkan ada kenaikan PAD untuk daerah, jadi harus ada perbaikan dalam pengelolaan, baik itu pengelolaan Manajerialnya,” ungkap Heru
“Dari berbagai banyak RDP dengan perusahaan daerah, memang kita menemukan ada indikasi indikasi pengelolaan yang kurang efektif, kita juga berharap pengelolaan perusahaan daerah dilakukan langsung oleh pemerintah daerah,” tambahnya
Heru juga menjelaskan, ada perusahaan daerah di suatu daerah, tanpa di suntik dana, tanpa disertai modal daerah bisa berkembang, idealnya harusnya begitu, jadi sekarang ini bagaimana investasi sekian besar, tetapi dari segi PADnya belum layak. Seolah olah perusahaan daerah ini hanya menguntungkan orang orang pihak tertentu.
“Kita ingin daerah yang investasi harus daerah yang diutamakan untungnya, ada juga perusahaan daerah yang perjalanan dinasnya luar biasa, satu tahun hampir satu miliar, kalau dana itu kita bayarkan ke PTT, maka seberapa banyak orang untuk mengelola perusahaan tersebut,” ucapnya
“Kita sepakat di komisi II, setelah ini kita akan benahi baik manajerialnya. Kalau perusahaan daerah bisa dipertahankan dengan mau diberi masukan, di coba lagi, diberi kesempatan mungkin masih ada harapan. Kalau tidak bisa lagi apa boleh buat. Intinya bagaimana agar daerah itu bisa berharap kepada perusahaan daerah karena sudah melakukan investasi,” tambahan lagi



