REDAKSI8.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, melarang keras warga Kota Banjarbaru yang tidak memiliki kepentingan khusus memasuki wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah, dalam hal ini ialah Kota Banjarmasin.
Karena baginya, baik secara teoritis maupun anjuran pemerintah pusat, mendatangi kawasan zona merah akan cukup rentan terjangkit Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19).
“Berat sih, karena ada juga pegawai kita yang bolak balik dari Banjarmasin – Banjarbaru. Ada juga beberapa warga kita yang masih berbelanja di wilayah Martapura,” ungkapnya saat ditemui redaksi8.com, Sabtu (4/4).
“Jika tidak penting tidak usah berkeluyuran ke daerah-daerah itu,” sambungnya.
Saat ini menurutnya, pihaknya masih fokus melakukan pencegahan penyebaran virus korona kepada para warga yang datang dari daerah yang banyak positif virus korona, seperti di daerah Jawa.
“Mudah-mudaham di daerah kita tidak berkembang lagi,” ingin Rizana Mirza.
Saking kompleksnya persoalan tersebut, lebih jauh kepada Redaksi8.com, Ia dan Walikota Banjarbaru sempat berpikiran menyewakan tempat bagi para pegawai di RS Idaman, yang tempat tinggalnya berada di Kota Banjarmasin.
“Secara kasat mereka bisa di kategorikan orang dalam resiko. Namun, para pegawai kita yang bersangkutan sudah diberikan arahan untuk menjaga diri dengan anjuran yang ditetapkan pemerintah pusat. Saat ini pegawai kami yang ke Banjarmasin hanya pulang ke rumah saja, tidak ada yang keluyuran. InsyaAllah mereka semua aman,” tandasnya.



