REDAKSI8.COM – Demi mencegah penambahan pola sebaran pandemi Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19) di Negara Indonesia, seluruh jajaran gugus tugas di masing-masing provinsi maupun daerah Kabupaten/ kota telah meningkatkan pengawasan.
Di Provinsi Kalimantan Selatan contohnya, melalui tim gugus tugas, Kantor Kesehatan Pelabuhan Banjarmasin dan Pemerintah Kota Banjarbaru, semakin memperketat pengawasan terhadap para penumpang dari luar daerah menuju di Bandara Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, hal ini dilakukan untuk memperkuat pendataan status para penumpang yang tiba di Kalsel, khususnya penumpang yang datang dari zona merah.
“Ini semua atas inisiatif oleh Pa Nadjmi dan Pa Said Abdullah,” ujarnya kepada Redaksi8.com, Sabtu (4/4).

Secara teknis ungkapnya, para penumpang di cek secara terperinci, baik kesehatan maupun riwayat asal kotanya. Sembari dicek, penumpang juga disitirahatkan dimeja dan kursi yang disusun berjauhan antar tempat duduk. Supaya tidak terjadi kontak langsung.
“Kita juga berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Banjarmasin. Jadi selain mereka, kita juga punya data penumpang yang tiba di Bandara,” ucapnya.
“Mereka yang datang itu sudah bisa dikategorikan Orang Dalam Resiko, apalagi dari zona merah,” tambah Rizana Mirza.
Menggunakan tenaga Volunter, saat ini kata Pria yang akrab disapa Mirza, jumlah tim itu hanya ada 6 orang. Akan tetapi, sejak hari ini sudah penambahan tenaga volunter yang siap di tempatkan dimanapun di Kota Banjarbaru.
“Kita sudah mulai sejak Kamis kemarin. Alhamdulillah hari ini sudah ada yang baru bergabung sebanyak 10 orang. Kita ingin menambah lagi agar di setiap wilayah kelurahan ada volunter yang siap membantu mencek dan memberikan tindakan urgen jika ditemukan adanya indikasi ODP hingga PDP,” terang Mirza.
“Sementara yang enam orang tadi bekerjanya dalam dua shift, pertama dari pagi sampai jam 6 wita. Lalu dari jam 12 wita ke sore hari pukul (10.33). InsyaAllah secepatnya kamii tambah,” lanjutnya.

Karena pemeriksaan ini hubungannya dengan kesehatan, para voluter lebih jauh, selalu dilengkapi APD.
“Mereka juga orang-orang dari tenaga medis, seperti perawat, tenaga gizi, kesehatan masyarakat dan bidan yang sudah piawai menangani para pasien,” beber Mirza.
“10 orang volunter tambahan tadi mulai besok sudah kita tugaskan. Kami tempat kan di wilayah-wilayah kelurahan di Kota Banjarbaru. Kami juga berharap, daerah kabupaten lain ikut berjibaku membantu meringankan kerja volunter kita di Bandara Syamsudin Noor khususnya. Karena dalam sehari, ada lebih dari seratus penumpang yang turun dan melintas di tempat pengecekan,” pungkasnya.



