REDAKSI8.COM – Tinggal menghitung hari Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 digelar serentak di berbagai daerah, termasuk di Kota Banjarbaru.
Demi menjaga keamanan dan agar pesta demokrasi tersebut berlangsung kondusif, Polres Banjarbaru menurunkan sebanyak 298 personel beserta jajarannya, untuk ditempatkan di 733 TPS yang ada di Kota Banjarbaru.
Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya usai Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka Pengamanan TPS Pemilu 2019 di Mapolres Banjarbaru, Senin pagi (15/4) menekankan, Polres Banjarbaru mengantisipasi segala macam bentuk ancaman upaya kelompok-kelompok tertentu yang ingin menggagalkan pemilu.

“Kami mengantisipasi pergeseran kotak suara sebelum dan sesudah pemilihan. Selain itu kami juga mengantisipasi adanya perubahan cuaca yang cukup signifikan seperti turunnya hujan, ada plastik khusus yang telah disediakan KPU untuk melindungi kotak suara,” ungkap AKBP Kelana Jaya.
Selain itu, AKBP Kelana Jaya juga mengingatkan agar TPS menyediakan genset untuk keperluan penerangan, berkoordinasi dengan KPPS dan KPU.
Di samping itu, saat ditanya rekan media mengenai aplikasi SIHARAT, AKBP Kelana Jaya mengatakan pelayanan SIHARAT tetap berjalan meskipun pengamanan pemungutan suara masih berlangsung.
“Jadi masyarakat Kota Banjarbaru kalau ada permasalahan, mengalami atau mengetahui tindak pidana, laporkan segera melalui SIHARAT,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kepada anggotanya untuk bertindak tegas, apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu jalannya proses pesta demokrasi.
“Saya minta rekan-rekan lakukan upaya hukum, tindak tegas apapun resikonya. Saya bertanggung jawab,” tegas AKBP Kelana Jaya.
Apel ini juga dihadiri oleh Dandim 1006/Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto, Komisioner Bidang Hukum KPU Kota Banjarbaru Romji Fahmi, dan Ketua Bawaslu Kota Banjarbaru Dahtiar.



