REDAKSI8.COM – Tahun 2020, Kota Banjarbaru memprioritaskan pengembangan SDM dan pembangunan infrastruktur pendukung untuk mencapai Smart City.
Program Smart City sendiri, bertujuan untuk mewujudkan Kota Banjarbaru menjadi kota yang aman, nyaman, dan sejahtera dalam melayani masyarakatnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Kota Banjarbaru, Kanafi di ruang kerjanya baru baru tadi.
Kanafi mengatakan, pada tahun 2019 ini pembangunan pasar tradisional modern yang diberi nama Pasar Bauntung di RO Ulin akan dilaksanakan.
“Konstruksi pasar tradisional modern ini akan dimulai pada bulan Agustus atau September 2019 dan direncanakan selesai akhir tahun 2020, dengan pembiayaannya bekerjasama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) berupa pinjaman daerah,” terang Kanafi.

Dengan pinjaman daerah, tambah Kanafi, Pemerintah Kota Banjarbaru ingin memberi manfaat kepada masyarakat dan para pedagang dengan mengupayakan agar semuanya bisa masuk ke dalamnya.
“Kita buat pasar itu sebaik-baiknya, pasar yang bersih, aman, tidak becek, dan teratur,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, total dana dalam pembuatan pasar tradisional modern ini sekitar Rp 104 Miliar lebih yang berasal dari pinjaman daerah.
“Untuk perencanaan, semua dibantu oleh PT SMI, dalam hal ini dari Bank Dunia juga membantu mengenai Feasibility Study (FS), kemudian DID, maket, dan kita juga didampingi untuk rencana Pembinaan Pasar (RPP) oleh mereka,” pungkasnya.



