REDAKSI8.COM, KOTABARU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Taekwondo Kotabaru di tingkat regional.
Tampil dalam Kejuaraan Taekwondo Academy Championship 2026 di GOR Hasanuddin Banjarmasin, kontingen Bumi Sa-Ijaan sukses meraih predikat Juara Umum 1 dan Juara Umum 2 untuk kategori se-Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Tak hanya membawa pulang gelar juara umum, para atlet Taekwondo Kotabaru mencatatkan raihan 57 medali, terdiri dari 46 emas, 6 perak dan 5 perunggu.
Capaian tersebut menjadi salah satu bukti hasil pembinaan atlet taekwondo di Kabupaten Kotabaru yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
Di balik puluhan medali yang diraih, terdapat proses panjang yang dijalani para atlet.
Latihan rutin, kedisiplinan serta ketekunan menjadi bagian dari persiapan menghadapi setiap pertandingan.
Peran orang tua juga menjadi bagian penting dalam perjalanan para atlet.
Dukungan waktu, tenaga, biaya hingga pendampingan selama mengikuti latihan dan kejuaraan turut menopang perkembangan para atlet muda.
Selain itu, kekompakan sabelum dan para senior turut memberikan warna dalam pembinaan atlet muda, termasuk kelompok prakadet yang dipersiapkan sebagai generasi penerus untuk terus mendapat pendampingan.
Tujuannya, supaya tidak hanya memiliki kemampuan bertanding, tetapi juga disiplin dan mental bertanding.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil di Academy Championship 2026. Sebanyak 46 medali emas, 6 perak dan 5 perunggu berhasil dibawa pulang ke Kotabaru.
Sabeumnim Tahta menyebut, capaian tersebut merupakan hasil perjuangan bersama seluruh atlet dan keluarga besar Taekwondo Kotabaru.
“Semua hebat! Semua berjuang! Semua juara di mata Sabeumnim. Prestasi ini bukan untuk individu, tapi untuk Kotabaru tercinta,” ungkapnya.
Pembinaan Taekwondo Kotabaru berada di bawah Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Kotabaru, dengan dukungan KONI Kotabaru, Disparpora Kotabaru serta Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Bagi keluarga besar Taekwondo Kotabaru, puluhan medali tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan atlet.
Karena itu, dukungan terhadap atlet diharapkan semakin diperkuat, termasuk melalui penyediaan peralatan latihan serta sarana dan prasarana yang memadai.
Taekwondo Kotabaru membuka peluang dukungan dari perusahaan maupun stakeholder melalui pola kemitraan atau bapak angkat atlet, sehingga pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan dukungan yang lebih luas, para atlet diharapkan mampu terus berkembang dan membawa nama Kotabaru dalam berbagai kejuaraan di tingkat regional hingga nasional.
Bagi para atlet, 57 medali yang diraih di Banjarmasin bukanlah akhir perjalanan.
Prestasi tersebut menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Dari dojang di Bumi Sa-Ijaan, semangat, disiplin dan kerja keras kembali membawa nama Kotabaru berkibar di panggung olahraga Kalimantan.
