REDAKSI8.COM, KUALA KAPUAS – Anggota DPRD Kapuas, Rahmad Jainudin mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan.
“Melalui Shalat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan yang membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kapuas,” kata Rahmad Jainudin, di Kuala Kapuas, Senin (14/9/2026).

Hal itu disampaikannya, setelah ikuti serta melaksanakan Shalat Istisqa atau shalat memohon hujan berjamaah di Halaman Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kuala Kapuas.
Dia mengatakan, Shalat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
Menurut Rahmad Jainudin, kondisi kemarau panjang yang terjadi saat ini telah menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan serta kesulitan mendapatkan air bersih. Selain itu, cuaca kering juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperbanyak doa dan ibadah, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan.
“Semoga doa yang kita panjatkan bersama ini dikabulkan dan hujan segera turun. Kita juga harus tetap berusaha, menjaga lingkungan dan saling membantu menghadapi kondisi kemarau ini,” ucap Rahmad Jainudin.
Sebelumnya, Shalat Istisqa dihadiri unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, pimpinan ormas Islam, tokoh agama, jajaran ASN, serta diikuti dengan antusias oleh ribuan jamaah yang terdiri atas masyarakat umum, elemen pemuda, serta para pelajar, siswa-siswi, dan santri dari berbagai sekolah maupun pondok pesantren di Kuala Kapuas.
Bertindak sebagai Imam Shalat yakni Ketua Umum MUI Kabupaten Kapuas Ustad Ahmad Mujahidin, sedangkan Khatib disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kapuas Nurani Sarji.
Dalam nasihat khutbahnya, Khatib menekankan pentingnya introspeksi diri, memperbanyak istighfar, merendahkan hati, serta menjaga persatuan di tengah cobaan musim kemarau. Jamaah diajak bermunajat memohon ampunan agar Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya berupa hujan yang membawa keberkahan, sekaligus mendinginkan wilayah Kabupaten Kapuas dari dampak kekeringan dan bahaya kabut asap.

