REDAKSI8.COM, SAMARINDA – Puluhan atap beterbangan saat diterjang angin puting beliung, di daerah pesisir Desa Loa Duri, Kecamatan Loa Janan, Samarinda, Rabu Sore (12/12).
Menurut warga setempat yang menyaksikan langsung kejadian ini, Muhammad Fikri (23) mengungkapkan, angin puting beliung berawal dari sebuah awan hitam yang datang dari arah laut menghampiri desa dimana ia tinggal.
Sekitar 30 menit kemudian, hujan deras disertai kilatan petir melanda desa tersebut.
Setelah itu, secara perlahan terlihat jelas pusaran angin berwarna abu abu berputar dengan sangat cepat dan besar, yang muncul dari gumpalan awan tersebut.
“Kami lari secepat mungkin, melihat atap atap tersebut ikut berputar (terbawa pusaran angin),” ucapnya.

Fikri menambahkan, ukuran angin puting beliung yang menyapu puluhan atap masyarakat Desa Loa Duri tersebut diperkirakan sama seperti gedung 3 lantai dan selebar rumah tipe 36.
Sementara, bagian atap masyarakat yang diterjang angin puting beliung terpaksa di tutupi karpet. Melihat kondisi hujan yang belum juga reda, ada juga masyarakat yang hanya mengandalkan ember untuk menampung air hujan yang masuk ke dalam rumah.



