REDAKSI8.COM, BANJAR – Semangat membawa nama Kabupaten Banjar ke tingkat nasional mengiringi keberangkatan 60 anggota Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banjar untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.
Kontingen tersebut secara resmi dilepas oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tiyas, dalam prosesi pelepasan yang berlangsung di Mahligai Sultan Adam Martapura, Jumat (7/8/2026).


Sebanyak 60 anggota kontingen yang diberangkatkan terdiri atas 48 Pramuka Penggalang dan 12 pembina pendamping. Mereka akan menjadi representasi Kabupaten Banjar dalam salah satu agenda terbesar Gerakan Pramuka yang mempertemukan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia.
Keikutsertaan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi para peserta untuk merasakan pengalaman hidup di perkemahan dalam skala nasional, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengembangkan karakter, kemandirian, kepemimpinan, keterampilan, serta kemampuan membangun persahabatan di tengah keberagaman.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas menegaskan, Jambore Nasional harus dipandang sebagai bagian penting dari proses pendidikan karakter generasi muda.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas berkemah dan mengikuti berbagai perlombaan atau permainan. Lebih dari itu, Jamnas menjadi kesempatan bagi para peserta untuk belajar langsung tentang kehidupan bersama, membangun kedisiplinan, menyelesaikan persoalan secara mandiri, serta berinteraksi dengan Pramuka dari berbagai latar belakang daerah dan budaya.
“Jambore Nasional adalah momentum berharga untuk belajar, bertumbuh dan membangun persaudaraan dengan sesama Pramuka dari Sabang sampai Merauke. Jadikan kesempatan ini sebagai ajang menempa karakter, memperluas wawasan, serta membawa nama baik Kabupaten Banjar di tingkat nasional,” ujar Nurgita.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamnas tidak berhenti ketika para peserta kembali ke Kabupaten Banjar. Pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai positif yang mereka dapatkan diharapkan dapat dibagikan kepada teman-teman serta lingkungan masing-masing.
Dengan demikian, keikutsertaan dalam Jamnas tidak hanya memberikan manfaat bagi 48 Pramuka Penggalang yang berangkat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan pembinaan kepramukaan di Kabupaten Banjar secara lebih luas.
Nurgita juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sikap, kedisiplinan dan etika selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Ia menekankan bahwa keberadaan mereka di Cibubur membawa identitas Kabupaten Banjar. Karena itu, perilaku setiap anggota kontingen akan menjadi bagian dari gambaran Kabupaten Banjar di mata peserta dari daerah lain.
Para peserta diminta menunjukkan karakter Pramuka yang disiplin, santun, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan menghargai perbedaan.
“Adik-adik bukan hanya berangkat sebagai peserta, tetapi juga sebagai duta Kabupaten Banjar. Jaga nama baik daerah, tunjukkan sikap terbaik dan bangun persahabatan sebanyak-banyaknya,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi penting karena Jamnas mempertemukan generasi muda dari berbagai provinsi. Perbedaan bahasa, budaya, tradisi dan karakter daerah justru menjadi kekayaan yang dapat memperluas wawasan para peserta.
Melalui interaksi tersebut, para Pramuka diharapkan semakin memahami bahwa Indonesia dibangun dari keberagaman yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati dan gotong royong.
Selain memberikan motivasi kepada peserta, Nurgita secara khusus meminta para pembina pendamping memberikan perhatian penuh terhadap keamanan, keselamatan dan kesehatan seluruh anggota kontingen.
Padatnya aktivitas selama Jambore Nasional serta kondisi cuaca yang dapat berubah menjadi tantangan tersendiri bagi peserta. Karena itu, kondisi fisik peserta harus terus dipantau agar mereka dapat mengikuti kegiatan secara optimal.
“Pastikan adik-adik kita memperoleh waktu istirahat yang cukup, asupan gizi yang baik, dan selalu dipantau kondisi kesehatannya. Keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama sehingga mereka dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan optimal,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan mengikuti Jamnas bukan semata-mata diukur dari pencapaian prestasi atau penghargaan yang diperoleh. Peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sehat, aman, disiplin dan mendapatkan pengalaman berharga juga merupakan keberhasilan tersendiri.
Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Banjar Ikhwansyah mengatakan, keberangkatan kontingen telah dipersiapkan melalui proses pembinaan dan pemusatan latihan secara intensif.
Berbagai materi diberikan untuk memastikan peserta tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan fisik menghadapi kehidupan perkemahan dalam skala nasional.
Pembekalan meliputi pembinaan mental, peningkatan kemandirian, kedisiplinan, keterampilan kepramukaan serta simulasi kehidupan di perkemahan.
Proses tersebut menjadi bagian penting karena para peserta nantinya akan menghadapi lingkungan baru, bertemu dengan Pramuka dari berbagai daerah dan mengikuti rangkaian kegiatan yang cukup padat.
“Seluruh anggota kontingen telah menunjukkan kesiapan yang sangat baik. Kami berharap mereka dapat menyerap ilmu, memperluas pengalaman, membangun jejaring persahabatan, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Banjar melalui sikap, prestasi dan semangat kepramukaan yang mereka tunjukkan selama berada di Cibubur,” kata Ikhwansyah.
Ia menambahkan, pengalaman mengikuti Jamnas diharapkan mampu menjadi bekal bagi para peserta untuk terus berkembang setelah kembali ke daerah.
Pengalaman hidup mandiri, bekerja dalam tim, mematuhi aturan, menyelesaikan tantangan dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah merupakan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh melalui pendidikan formal di ruang kelas.
Keberangkatan 60 anggota Kontingen Kwarcab Banjar ke Jambore Nasional XII 2026 pada akhirnya bukan sekadar perjalanan mengikuti sebuah kegiatan kepramukaan.
Di balik keberangkatan tersebut terdapat harapan agar generasi muda Kabupaten Banjar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat, mandiri, disiplin, mampu bekerja sama dan memiliki wawasan kebangsaan.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, pembinaan generasi muda menjadi investasi penting bagi masa depan daerah. Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah yang memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk belajar melalui pengalaman langsung.
Dari bumi perkemahan Cibubur, para Pramuka Banjar diharapkan tidak hanya membawa perlengkapan dan atribut daerah, tetapi juga membawa semangat untuk belajar, berteman, berkarya dan menunjukkan karakter terbaik sebagai generasi muda Kabupaten Banjar.
Dengan bekal pembinaan yang telah dilakukan, kontingen Kwarcab Banjar diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional XII 2026 dengan penuh semangat, menjaga nama baik daerah dan pulang membawa pengalaman yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi Pramuka lainnya di Kabupaten Banjar.



