REDAKSI8.COM, INTERNASIONAL – Spanyol dan Prancis sama-sama merupakan raksasa Eropa.
Keduanya merupakan tim bertabur bintang, dengan menampilkan permainan kolektivisas tingkat tinggi dan pertahanan terbaik di Piala Dunia 2026.

Permainan kedua tim itu sangat menarik untuk ditonton. Laga Semi-final tersebut akan dihelat di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026), 03.00 WiTA.
Les Bleus bertekad untuk mencapai final Piala Dunia ketiga mereka secara berturut-turut, setelah menang pada 2018 dan terlibat dalam final terhebat dalam sejarah turnamen terakhir kali.
Banyak yang menduga laga ulang Final Prancis vs Argentina mungkin akan terjadi di New Jersey.
Pelatih Prancis Didier Deschamps memprediksi semifinal yang “spektakuler” ketika timnya yang menarik menghadapi Spanyol dalam pertarungan raksasa Piala Dunia.
Deschamps, yang menjadi kapten dan bagian Timnas Prancis saat meraih gelar dunia pada 1998, juga senagai pelatih membawa Perancis meraih kejayaan Piala Dunia pada 2018, sebelum dikalahkan di Qatar lewat adu penalti oleh Argentina di final 2022, mengatakan Spanyol sebagai favorit.
“Mereka hanya kebobolan satu gol dalam enam pertandingan, kita tahu ini bisa menjadi pertandingan yang paling spektakuler,” pikir Deschamps.
Semenyara itu pelatih Spanyol Luis de la Fuente menyebutkan klaim Deschamps bahwa Spanyol adalah favorit itu tidak berarti apa-apa.
“Kami adalah dua tim nasional hebat yang saling berhadapan. Apakah kami favorit atau tidak, itu tidak berarti tekanan lebih bagi kami. Kami tetap memiliki tekanan itu karena kami ingin melakukannya dengan baik untuk negara kami.” ungkap De la Fuerte
Sebelumnya Tim asuhan Deschamps secara meyakinkan mengalahkan Maroko 2-0 di perempat final, sementara Spanyol sempat ditahan imbang oleh Belgia sebelum Mikel Merino yang tak terelakkan memanfaatkan kesalahan Senne Lammens untuk manapakan kaki La Roja ke empat besar.
Sejauh ini Prancis telah mencetak 16 gol dalam 6 pertandingan di turnamen ini dan kebobolan 2 gol, dengan Kylian Mbappe mencetak delapan gol di antaranya dan memberikan tiga assist bagi les bles.
Sementara La Roja Dari 6 pertandingan, mereka mencetak 11 gol, dengan hanya kebobolan 1 gol, yang menahbiskan La Roja sebagai Tim dengan Benteng paling tebal di Piala Dunia tahun ini.
Di bawah mistar gawang Kedua penjaga gawang telah menjalani turnamen dengan menakjubakn. Penjaga gawang Perancis Mike Maignan hanya kebobolan dua gol, sementara Unai Simón dari Spanyol tidak kebobolan sampai Belgia mencetak gol di perempat final.
“Simón tampil luar biasa untuk Spanyol, tetapi Maignan mendapat sedikit keunggulan sebagai penjaga gawang serba bisa yang lebih baik” sebut Deschamps.
Di daftar Top Skor, kapten Prancis Kyllian Mbappe bersaing dengan Penyihir Argentina Lionel Messi yang juga mengoleksi delapan gol, serta duo Inggris Harry Kane & Jude Bellingham yang masing-masing sama-sama mencetak 6 gol untuk three lions, dalam perebutan Sepatu Emas (Golden Boot) Piala Dunia 2026.
Sementara itu Menanggapi statistik mengerikan kapten Perancis itu pelatih Spanyol tidak khawatir dan percaya anak asuh nya akan bisa meredam sang bintang Perancis. “Mereka memiliki pemain hebat tetapi kami juga memilikinya,” Katanya.
“Tentu saja kami harus memikirkan para pemain ini Mbappe, Ousmane Dembele dan Michael Olise, memenangkan setiap pertarungan, berada di posisi menyerang dan menjalankan gaya kami” Tambah De la Ferte
“Saya memberi tahu para pemain saya lihat, nikmati apa yang kita miliki hari ini, kalian istimewa. Mari kita bermain sepak bola. Kalian punya potensi besar. Mari lakukan apa yang terbaik yang kita bisa,” Pungkasnya.



