REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pengelolaan sampah berbasis rumah tangga kini tidak lagi sekadar urusan kebersihan lingkungan, melainkan telah bergeser menjadi gerakan sosial dan ekonomi yang bernilai tinggi.
Fenomena itulah yang berhasil dibuktikan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Guntung Paikat, Kota Banjarbaru, lewat program inovatif bernama GAPAI BERKAH (Guntung Paikat Bersedekah Sampah).

Membawa tema Dari Sampah Jadi Berkah, program berbasis masyarakat itu sukses menembus jajaran 16 besar nasional dan menyabet gelar Juara Harapan dalam ajang Lomba VLOG TTG-SMART (Teknologi Tepat Guna untuk Sampah Rumah Tangga) yang digelar oleh TP PKK Pusat.
Kompetisi berskala nasional yang berlangsung sejak 13 April hingga 13 Juni 2026 tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dari seluruh Indonesia.
Mulai dari pelajar, mahasiswa, kader PKK, hingga masyarakat umum.
Melalui visualisasi video kreatif, TP PKK Guntung Paikat berhasil meyakinkan dewan juri pada pengumuman pemenang tanggal 11 Juli 2026, sampah dapur dan rumah tangga bisa dikonversi menjadi media untuk berbagi kebaikan dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi sesama.
Keberhasilan itu menuai apresiasi mendalam dari pihak pemerintah setempat.
Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi menegaskan, pencapaian tersebut menjadi bukti konkret bagaimana sebuah gerakan yang lahir dari akar rumput mampu memberikan dampak nyata yang diakui secara nasional.
Menurutnya, momentum itu mesti jadi pemantik memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis keluarga demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari masyarakat dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan. Melalui program GAPAI BERKAH, kami ingin membuktikan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga mampu menghadirkan nilai sosial, ekonomi, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Reza, Sabtu (11/7/2026).
Di sisi lain, keberhasilan membawa nama Banjarbaru ke panggung nasional ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi solid di tingkat kelurahan.
Ketua TP PKK Kelurahan Guntung Paikat, Winda Sari, mengungkapkan rasa syukurnya dan memandang penghargaan tersebut sebagai sebuah medium edukasi yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga dalam menjaga ekosistem lingkungan.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama, semangat, dan dedikasi PKK Kelurahan Guntung Paikat yang telah berupaya menghadirkan karya terbaik melalui inovasi GAPAI BERKAH dengan tema ‘Dari Sampah Jadi Berkah’. Bagi kami, kemenangan bukan sekadar memperoleh penghargaan, tetapi menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan bahwa setiap keluarga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan,” terangnya.
Winda mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, Kelurahan Guntung Paikat, para kader, mitra, serta seluruh masyarakat yang memberikan dukungan penuh sejak awal penyusunan karya.
Ia berharap pencapaian ini dapat terus memicu lahirnya kreativitas-kreativitas baru dalam pelestarian lingkungan.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi, mengedukasi masyarakat, dan memperkuat gerakan peduli lingkungan demi mewujudkan Guntung Paikat yang semakin bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutupnya.
Capaian membanggakan dari TP PKK Kelurahan Guntung Paikat ini mempertegas bahwa inovasi kreatif tidak terbatas oleh sekat wilayah.
Keberhasilan menembus persaingan ketat di tingkat nasional menjadi simbol kuat dari komitmen lokal dalam mendorong budaya pengelolaan sampah yang produktif, bernilai ekonomis, dan berdampak sosial nyata bagi kemaslahatan masyarakat banyak.



