REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (RI), Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim meresmikan gedung baru di kawasan Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Jum’at (10/7/26).
Gedung yang dibangun melalui pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) itu menjadi bagian dari penguatan fasilitas layanan penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Banjarmasin.

Dalam peresmian, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan gedung, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) yang menghibahkan lahan untuk pengembangan kawasan Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.
“Hari ini kami meresmikan tambahan gedung Asrama Haji Banjarmasin yang murni dari SBSN. Kami berterima kasih kepada semua pihak, termasuk Pemprov Kalsel yang menghibahkan tanah di sini, kemudian berbagai pihak yang ikut mendukung hingga gedung ini selesai,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan gedung baru ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jemaah haji selama proses pemberangkatan maupun pemulangan.
“Kami berharap pelayanan kepada jemaah haji akan jauh lebih baik dengan adanya gedung baru ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pembangunan gedung baru harus diikuti dengan komitmen untuk menjaga fasilitas agar tetap layak digunakan. Selain itu, bangunan lama juga perlu direvitalisasi agar memiliki kualitas yang setara.
“Tugas kita yang pertama adalah merawat gedung ini agar tetap berguna dengan sebaik-baiknya. Tugas kedua adalah bagaimana gedung-gedung yang lama juga bisa kita perbaiki sehingga setara dengan gedung yang baru,” jelasnya.
Irfan menilai fasilitas gedung baru Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin sudah memiliki standar yang baik dan mampu meningkatkan kenyamanan para jemaah.
“Kalau saya melihat, gedung ini paling tidak sudah setara dengan hotel bintang tiga, sehingga tentu kita bisa memberikan pelayanan yang lebih baik,” katanya.
Selain meresmikan gedung baru, ia juga mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Banjarmasin yang melayani jemaah asal Kalsel dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Alhamdulillah tahun ini ada penambahan lebih dari 1.000 jemaah. Dari proses keberangkatan maupun kepulangan hampir tidak ada persoalan yang berarti. Artinya Embarkasi Banjarmasin cukup bagus dalam melayani jemaah haji kita,” tuturnya.
Ia berharap kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan pada musim haji mendatang, sejalan dengan hadirnya Kementerian Haji dan Umrah yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah Indonesia.
“Kami berharap tahun depan mereka bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji kita, karena salah satu alasan Presiden membentuk Kementerian Haji adalah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah haji kita,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Edi Khairani mengatakan, kehadiran gedung baru ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih nyaman, aman, representatif bagi calon jamaah haji yang berangkat ke tanah suci maupun setelah kepulangan ke tanah air.
“Fasilitas yang semakin baik kami optimis
pelayanan pada jemaah akan semakin baik efesien dan dengan tingkat kenyamanan optimal,” tutupnya.
Diketahui, pembangunan gedung baru Asrama Haji Kelas 1 tersebut memggunakan pendanaan SBSN tahun 2025, yang memiliki 44 kamar dengan daya tampung 176 jamaah.



