REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menggelar Wisuda ke-131 Tahun 2026 dengan melepas sebanyak 958 wisudawan dan wisudawati dari berbagai jenjang pendidikan. Momentum wisuda menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan karier sekaligus membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.
Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad, SE., M.Si., mengatakan Wisuda ke-131 Tahun 2026 menjadi momen yang sangat istimewa. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Mayjen TNI Adi Arianto serta Sulaimansyah, S.E., M.E.P., Direktur Sistem Perbendaharaan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI.

“Ini merupakan wisuda ke-131 yang tentu menjadi momentum yang sangat luar biasa. Kita melepas para wisudawan dan wisudawati dengan doa semoga mereka berhasil meraih prestasi terbaik dan karier terbaik,” ujar Prof. Ahmad.
Ia berharap para lulusan ULM tetap menjaga hubungan dengan almamater dan terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan universitas.
“Kita harapan wisudawan dan wisudawati ULM dapat meningkatkan nama baik kampus ULM dengan tetap memberikan kontribusi positif. Dalam pengertian, mereka tidak melupakan almamaternya,” katanya.
Pada Wisuda ke-131 Tahun 2026, sebanyak 958 orang lulusan dikukuhkan, terdiri dari 8 lulusan Program Diploma, 720 lulusan Program Sarjana, 89 lulusan Program Pendidikan Profesi, 115 lulusan Program Magister, 9 lulusan Program Spesialis, dan 17 lulusan Program Doktor.
Selain mengukuhkan para lulusan, ULM juga memberikan apresiasi kepada wisudawan terbaik dari berbagai jenjang pendidikan. Untuk program sarjana, sejumlah lulusan berhasil mencatatkan prestasi akademik dengan IPK tinggi, di antaranya Hilyatin Haliza, S.H. dari Fakultas Hukum dengan IPK 3,99, Annida Zulfa, S.Pd. dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan IPK 3,99, serta wisudawan terbaik dari fakultas lainnya.
Sementara pada jenjang pascasarjana, predikat terbaik diraih Ahmad Anwar, M.H. dari Program Magister Hukum dengan IPK 4,00 dan Dr. Akhmad Yani dari Program Doktor Hukum dengan IPK 3,96.
Di sisi lain, Rektor ULM menegaskan komitmen universitas untuk terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi bertaraf internasional. Menurutnya, saat ini merupakan momentum bagi ULM untuk semakin membuka jejaring global melalui kerja sama pendidikan dan riset dengan berbagai negara.
“Saat ini sudah saatnya ULM go internasional. Saya baru saja kembali dari Nigeria dan bertemu dengan pimpinan perguruan tinggi terbaik di sana. Alhamdulillah, masyarakat Nigeria, khususnya di Kano dan sekitarnya, memiliki minat yang cukup besar untuk melanjutkan pendidikan di ULM,” ungkapnya.
Menurut Rektor ULM, minat calon mahasiswa dari Nigeria cukup beragam, mulai dari program postdoctoral, teknologi informasi, sosiologi, hingga program magister psikologi.
Untuk mendukung peningkatan mahasiswa internasional, ULM terus melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abuja, Nigeria. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat internasional mendapatkan informasi dan dukungan dalam melanjutkan pendidikan di ULM.
“Kita sudah mempersiapkan dan selalu berkoordinasi dengan KBRI RI di Abuja agar memberikan dukungan maksimal, termasuk rekomendasi bagi masyarakat yang ingin kuliah di ULM,” pungkasnya.



