REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 sebagai momentum krusial untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah gempuran kemajuan teknologi dan tantangan sosial yang semakin kompleks.
Langkah strategis ini dinilai tidak bisa ditawar lagi demi mencetak generasi masa depan yang berdaya saing sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Saat membacakan amanat, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, menegaskan bahwa tema Harganas tahun ini merupakan seruan bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan nasional.
Menurutnya, pondasi utama kemajuan bangsa berakar dari lingkungan keluarga yang sehat dan berkarakter.
“Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, kemajuan teknologi serta berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, ketahanan keluarga menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar,” ujarnya.
Guna mewujudkan target tersebut, Pemkot Banjarbaru menggarisbawahi tiga prioritas utama yang saling berkaitan.
Fokus pertama diarahkan pada sektor kesehatan fisik melalui pemenuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan pencegahan stunting demi menekan angka mortalitas ibu dan anak.
Sementara fokus kedua bertumpu pada pembangunan mental, di mana lingkungan domestik wajib mengambil peran sebagai institusi pendidikan moral yang utama.
“Rumah harus menjadi sekolah pertama bagi anak-anak kita, tempat nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan semangat gotong royong ditanamkan sejak dini,” katanya.
Lebih lanjut, arah kebijakan ketahanan keluarga ini juga diperluas hingga mencakup aspek ekologis.
Sirajoni mengajak seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemkot Banjarbaru untuk memberikan teladan nyata, tidak hanya dalam membina keharmonisan rumah tangga, tetapi juga dalam mengupayakan kelestarian lingkungan hidup demi masa depan generasi penerus.
“Membangun keluarga yang berkualitas tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan pembentukan karakter, tetapi juga melalui upaya mewariskan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi anak cucu kita,” tuturnya.
Sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi terhadap pergerakan program ini di lapangan, Pemkot Banjarbaru turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi nyata dalam menyukseskan pembangunan keluarga.
Apresiasi tersebut mempertegas komitmen jangka panjang Banjarbaru dalam melahirkan keluarga yang mandiri dan sejahtera sebagai pilar utama kota yang berkelanjutan.



