Minggu, 16 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Peternak Kalsel Keluhkan Harga Telur Terus Turun, Minta Pemerintah Batasi Pasokan dari Jawa

Irma Dahliana by Irma Dahliana
1 Juli 2026
A A
Peternak Kalsel Keluhkan Harga Telur Terus Turun, Minta Pemerintah Batasi Pasokan dari Jawa

Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia diskusi bersama Disbunnak Kalsel terkait harga telur yang terus menurun, Rabu (1/7/26). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, KALSEL – Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) menyampaikan aspirasinya kepada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan (Disbunnak Kalsel) terkait anjloknya harga telur ayam ras yang dinilai sudah berada di bawah batas kewajaran.

Kondisi tersebut diperparah dengan masuknya telur dari Pulau Jawa yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan biaya produksi peternak lokal.

Perwakilan Pinsar Kalsel, Sugeng mengatakan, pihaknya datang mewakili aspirasi para peternak ayam petelur di daerah yang kini semakin tertekan akibat harga jual telur yang terus merosot.

“Hari ini kami menyampaikan aspirasi dari komunitas maupun aliansi teman-teman peternak di daerah. Saat ini harga komoditas telur turun dan sudah melewati batas kewajaran,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (1/7/26).

LihatJuga :

Jelang HUT ke-81 RI, Warga Desa Bakambat Kompak Benahi Jalan Titian dan Bersihkan Lingkungan

Di Tengah Hening Malam, Balangan Kenang Jasa Pahlawan Jelang HUT ke-81 RI

Sa’adati Harumkan Nama MA Ainul Amin, Lolos Paskibraka Kabupaten Balangan

BKMT Kotabaru Gelorakan Keteladanan Rasulullah, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Menurutnya, persoalan utama berasal dari harga telur di Pulau Jawa yang mengalami penurunan tajam sehingga banyak telur didatangkan ke wilayah Kalsel tanpa adanya pengaturan yang memadai.

“Diperparah lagi dengan telur dari Jawa yang harganya anjlok. Sementara biaya produksi di Kalimantan Selatan lebih tinggi. Kalau kami harus mengikuti harga Jawa, kasihan peternak kecil di sini,” katanya.

Ia menjelaskan, tren penurunan harga telur tersebut mulai terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri atau sekitar tiga bulan yang lalu.

Pada periode tersebut, para perternak sempat memperkirakan permintaan akan meningkat seiring tradisi masyarakat Kalsel yang akan menggelar selamatan di bulan syawal. Namun ternyata tidak terjadi sehingga harga terus melemah.

“Sejak selesai Lebaran Idul Fitri harga terus turun. Kami berharap setelah lebaran ada peningkatan permintaan karena tradisi selamatan di bulan Syawal, tetapi ternyata harga justru terus melemah,” ucapnya.

Sugeng menyebut, harga telur di Kalsel saat ini berada di kisaran Rp24 ribu per kilogram, sedangkan di Jawa sempat menyentuh Rp17.500 per kilogram.

“Dengan harga seperti itu mereka masih bisa masuk ke sini dan menjual lebih murah, sedangkan biaya produksi kami sekitar Rp28 ribu per kilogram,” jelasnya.

Akibat selisih tersebut, peternak lokal harus menjual di bawah biaya pokok produksi sehingga terus mengalami kerugian.

“Kalau harga terus seperti ini, tinggal dihitung saja berapa kerugian yang harus ditanggung peternak setiap kilogramnya. Kami terus nombok,” tegasnya.

Meski demikian, ia berharap Pemerintah dapat meninjau kembali mekanisme masuknya telur dari luar daerah agar tercipta persaingan usaha yang sehat.

“Minimal ada penertiban, pengaturan, atau pembatasan sehingga harga bisa kembali stabil. Kami berharap Pemerintah mengkaji ulang regulasi pemasukan telur agar peternak lokal memiliki kepastian usaha,” pungkasnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

BKMT Kotabaru Gelorakan Keteladanan Rasulullah, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah Islamiyah

BKMT Kotabaru Gelorakan Keteladanan Rasulullah, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah Islamiyah

by Gilang Romadhon
16 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, KOTABARU - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kotabaru menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, di Gedung Islamic...

Kotabaru Diterangi Pawai Obor, Pesan Perjuangan Pahlawan Kembali Menggema

Kotabaru Diterangi Pawai Obor, Pesan Perjuangan Pahlawan Kembali Menggema

by Gilang Romadhon
16 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, KOTABARU — Suasana malam di Kabupaten Kotabaru dipenuhi semangat nasionalisme. Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Upacara Taptu berupa pawai obor...

ASTINA Kotabaru Dikukuhkan, Sinergi Baru Dongkrak Mutu Pendidikan Kesetaraan

ASTINA Kotabaru Dikukuhkan, Sinergi Baru Dongkrak Mutu Pendidikan Kesetaraan

by Gilang Romadhon
16 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, KOTABARU - Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) tutor pendidikan nonformal di Kabupaten Kotabaru terus dilakukan. Salah satunya...

Load More

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In