REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua anak perempuan yang tenggelam di Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, resmi berakhir.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban setelah melakukan penyisiran intensif selama tiga hari.

Korban terakhir berinisial K (12) berhasil ditemukan pada Senin (15/6/2026) pagi, menyusul korban M (11) yang telah dievakuasi lebih dulu. Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan ditutup.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad K pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 06.05 WITA. Posisi korban ditemukan mengapung dalam keadaan meninggal dunia, berjarak kurang lebih 1,5 kilometer ke arah hilir dari titik awal lokasi kejadian.
Petugas langsung mengevakuasi jenazah korban menuju Puskesmas Satui untuk dilakukan penanganan medis serta proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga yang berduka.
Sebelumnya, posko darurat menerima laporan insiden memilukan ini pada Jumat (13/6/2026) silam.
Kedua korban dilaporkan terseret arus setelah mandi di sungai bersama rekan-rekannya. Sejak saat itu, Tim SAR langsung mengerahkan berbagai metode pencarian, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet, pemantauan visual di bantaran, hingga penyelaman di titik-titik yang dicurigai.
Keberhasilan evakuasi ini tidak lepas dari kerja keras dan sinergi solid puluhan unsur yang terjun langsung ke lapangan. Didukung kondisi cuaca yang cerah, operasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Adapun unsur-unsur yang terlibat dalam Tim SAR Gabungan ini antara lain: Rescue Unit Siaga SAR Batulicin (Basarnas Banjarmasin), Polsek Satui, Polairud Satui, Koramil Satui, BPBD Tanah Bumbu, dan Damkar Tanah Bumbu, ERT PT Jhonlin, ERT BIB, dan ERT Arutmin, RPKS Tanah Bumbu, Relawan PJKR, serta masyarakat setempat.
Setelah evakuasi selesai, seluruh unsur terlibat melaksanakan debriefing penutupan operasi pada pukul 06.50 WITA dan dikembalikan ke satuan masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat sekaligus mengucapkan duka cita mendalam kepada keluarga korban.
“Alhamdulillah, seluruh korban telah berhasil ditemukan sehingga operasi SAR dapat kami tutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras, menunjukkan dedikasi dan sinergi yang baik selama pelaksanaan operasi,” ujar I Putu Sudayana.
>
Belajar dari tragedi memilukan ini, I Putu Sudayana memberikan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para orang tua di kawasan bantaran sungai, untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka.
“Kami mengimbau kepada para orang tua dan masyarakat agar selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di sekitar sungai atau perairan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari,” tegasnya.



