REDAKSI8.COM, BANJAR – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar terus berupaya melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah. Salah satunya melalui ajang Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2026 yang kini memasuki tahapan seleksi lanjutan.
Audisi hari kedua Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2026 digelar di Aula Wisma Sultan Sulaiman Martapura, Rabu (10/6/2026). Pada tahap ini, para peserta tidak hanya dinilai dari penampilan fisik dan kemampuan berbicara, tetapi juga dituntut memiliki wawasan yang luas mengenai budaya Banjar serta kemampuan menunjukkan bakat dan potensi diri.
Di hadapan dewan juri, setiap peserta mempresentasikan berbagai aspek budaya Banjar, mulai dari tradisi, kearifan lokal, hingga potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Banjar. Selain itu, mereka juga menampilkan beragam bakat sesuai karakter dan kemampuan masing-masing, seperti seni tari, musik, public speaking, hingga keterampilan lainnya yang mencerminkan sosok pemuda berbudaya dan berkarakter.
Setelah melalui proses penilaian yang cukup ketat, terpilih 16 peserta terbaik yang terdiri dari delapan Nanang dan delapan Galuh untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Mereka adalah M. Nazamuddin, M. Bulkini, M. Masrur Jamil, M. Aldi Riyadi, M. Nur Hadi, Aril Efan A, Nazril Wafa P, M. Ripqi, Ayu Zahra, Syen Alvasia, Nayla Amali, Najwa Azzahra, Dara R. Nursyifa, Marwa Azizah, Gt. Zahwa T, dan Nabila Husna.
Keenam belas finalis tersebut selanjutnya akan mengikuti Karantina Terbuka yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 22 Juni 2026. Pada tahapan ini, peserta akan mendapatkan berbagai pembekalan untuk meningkatkan kapasitas diri, mulai dari pelatihan public speaking, pengembangan kepribadian, etika, wawasan budaya, hingga kemampuan komunikasi dan promosi pariwisata.
Karantina terbuka menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan karakter para finalis. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk tampil di atas panggung, tetapi juga dibina agar mampu menjadi figur muda yang dapat menjadi teladan sekaligus representasi Kabupaten Banjar di tengah masyarakat.
Setelah menyelesaikan karantina terbuka, para finalis akan kembali menjalani Karantina Tertutup sebagai tahap pendalaman materi dan penilaian akhir sebelum memasuki puncak acara, yakni Grand Final Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2026.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudporapar Kabupaten Banjar, Hj. Sofia Windriaty, mengatakan ajang Pemilihan Nanang Galuh bukan sekadar kompetisi pencarian figur muda berbakat. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah untuk mencetak generasi penerus yang memiliki kecintaan terhadap budaya daerah dan mampu memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Banjar kepada masyarakat luas.
“Melalui Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2026 diharapkan terpilih pemuda-pemudi Kabupaten Banjar yang berbudaya, mampu mempromosikan pariwisata Banjar dengan baik, serta memiliki karakter yang kuat dan mampu menjadi duta daerah,” ujarnya.
Ia berharap para finalis yang terpilih nantinya dapat menjadi garda terdepan dalam mengenalkan kekayaan budaya dan pesona wisata Kabupaten Banjar, sekaligus menginspirasi generasi muda lainnya untuk ikut berperan aktif dalam menjaga identitas budaya Banjar di tengah perkembangan zaman.



