REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Batulicin meluncurkan program unggulan bertajuk Ngopi Sersan (Ngobrol Serius Tapi Santai) sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Kegiatan perdana program tersebut digelar di kafe Pujasera dalam lingkungan Lapas Batulicin pada Kamis (11/6/2026) malam. Acara berlangsung santai dengan hiburan live musik yang dibawakan langsung oleh warga binaan.

Meski dikemas penuh keakraban, kegiatan itu tetap membahas berbagai hal penting terkait program pembinaan dan pengembangan warga binaan di Lapas Batulicin.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Batulicin, Thoha Yahya, mengatakan program Ngopi Sersan dirancang sebagai ruang diskusi terbuka bersama para pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga insan pers.
“Ngopi santai dan sharing tentang kegiatan pembinaan. Siapa tahu ada masukan dari berbagai pihak untuk kami dalam melakukan pembenahan ke depan,” ujar Thoha.
Menurutnya, program tersebut akan dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Lapas Batulicin dalam meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.
Selain menjadi lokasi kegiatan, Pujasera Lapas Batulicin juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti warung makan, tempat pangkas rambut, mini koperasi, hingga layanan isi ulang air minum.

Berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan produktivitas selama menjalani masa pembinaan.
Camat Kusan Tengah, Aidil Adha, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Lapas Batulicin melalui program Ngopi Sersan.
“Ini yang pertama. Ini merupakan inovasi yang bagus, menggelar ngopi-ngopi bareng seperti ini. Binaan di Lapas Batulicin mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi,” katanya.
Perwakilan wartawan, Yayat, mengaku terkesan dengan konsep kegiatan yang digelar di lingkungan lapas tersebut.
“Ini adalah yang pertama kalinya ada ngopi bareng malam-malam di dalam lapas yang memiliki pujasera,” ujarnya.
Ia juga menilai berbagai program pembinaan di Lapas Batulicin patut diapresiasi, mulai dari budidaya ayam petelur, Balai Latihan Kerja (BLK), program ketahanan pangan, fasilitas olahraga, hingga berbagai kegiatan produktif lainnya bagi warga binaan.
Kegiatan Ngopi Sersan turut dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Batulicin, Catur, Camat Kusan Tengah Aidil Adha, Kepala Desa Saring Sungai Bubu, serta sejumlah awak media.
Melalui program ini, Lapas Batulicin berharap tercipta komunikasi yang lebih efektif dalam mendukung pembinaan warga binaan agar semakin produktif dan siap kembali ke tengah masyarakat.



