REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin bekerja sama dengan Asosiasi Pasar Murah (APM) menggelar pasar murah bersubsidi tanpa syarat Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Banjarbaru, Kamis (12/6/26).
Kegiatan tersebut disambut antusias warga yang berburu bahan pokok murah, terutama LPG 3 kilogram.

Selain pasar murah, dalam kegiatan juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Salah satu warga Banjarbaru, Rian mengaku, sudah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang lebih murah.
“Dari jam 08.30 antre minyak sama gula dan gas 3 kilogram. Biasanya beli di pangkalan juga tapi di eceran kan pasti Rp30 ribuan,” ucapnya.
Menurutnya, pasar murah memberikan manfaat besar bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah sehingga diharapkan kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan.
“Pasar murah bagus pang untuk kalangan menengah ke bawah, kalau bisa sering-sering di adakan,” ungkapnya.
Diwaktu yang berbeda, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Yoga Aria Prakoso Wardoyo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini ada tiga kegiatan ya. Yang pertama cek kesehatan gratis bagi masyarakat, Bazar UMKM, dan pasar murah,” sebutnya.
“Kami di sini (imigrasi) tidak hanya terkait dengan pelayanan keimigrasian, baik itu paspor ataupun izin tinggal, tapi juga kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat melalui tiga kegiatan yang kami laksanakan pada hari ini,” tambahnya.
Yoga menuturkan, pasar murah digelar untuk membantu masyarakat agar memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendukung pelaku UMKM.
“Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pokok yang lebih murah daripada harga di pasar,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produknya, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pun program itu terlaksana berkat kolaborasi bersama dengan Bulog, pelaku UMKM, sektor kesehatan, dan Asosiasi Pasar Murah Banjarbaru.
“Antusiasme warga seperti yang bisa dilihat sangat tinggi, apalagi dengan adanya gas LPG 3 kilogram yang lebih murah dari pasaran,” katanya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pasar Murah Kota Banjarbaru, Zubaidah mengatakan, pasar murah ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Pasar murah hari ini untuk menanggulangi inflasi, terutama di Kota Banjarbaru. Karena barang-barang di pasar sekarang itu meningkat. Jadi alhamdulillah dengan kegiatan ini ada subsidi untuk masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Ia menyebut, harga LPG 3 kilogram dijual sebesar Rp18.500 per tabung, lebih murah dibanding harga eceran yang mencapai Rp26 ribu hingga Rp30 ribu per tabung.
Adapun, stok yang disiapkan sekitar 500 tabung LPG 3 kilogram, 2 ton gula, 200 sak beras ukuran 5 kilogram, serta 2 ton tepung.
“Di warung-warung itu kan sekarang ada yang Rp26-Rp30 ribu, kalau disini cuma Rp18. 500 jadi lebih murah,” tutupnya.



