REDAKSI8.COM, BANJAR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Peningkatan Kapasitas Anggota Satpol PP pada Penanggulangan Bencana (Water Rescue) yang digelar di Kampung Nusantara Resort, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bidang Sumber Daya Aparatur (SDA) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) ini diikuti puluhan anggota Satpol PP Kabupaten Banjar. Workshop tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, kesiapan mental, serta profesionalisme personel dalam menghadapi situasi darurat, khususnya penyelamatan korban di wilayah perairan saat terjadi bencana banjir.
Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kapasitas personel menjadi langkah penting agar anggota Satpol PP tidak hanya menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah dan ketertiban umum, tetapi juga mampu berperan aktif dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana.
Menurutnya, Kabupaten Banjar termasuk daerah yang memiliki tingkat kerawanan banjir cukup tinggi, sehingga kesiapsiagaan aparat di lapangan sangat dibutuhkan. Karena itu, anggota Satpol PP diharapkan memiliki keterampilan dasar water rescue, memahami prosedur penyelamatan, serta mampu bekerja sama dengan berbagai instansi terkait dalam proses penanggulangan bencana.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi pendukung yang disampaikan langsung oleh narasumber dari instansi terkait. Salah satunya materi mengenai pengenalan Perda Sapu Jagat dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar. Materi ini diberikan untuk memperkuat pemahaman anggota terhadap dasar hukum pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk penerapan peraturan daerah dalam menjaga ketertiban dan perlindungan masyarakat.
Selain itu, peserta juga memperoleh pelatihan teknis dari Basarnas Provinsi Kalimantan Selatan terkait penggunaan perahu karet dalam operasi penyelamatan. Materi yang diberikan meliputi teknik pengoperasian perahu karet, standar keselamatan saat bertugas di perairan, hingga prosedur evakuasi korban banjir dan keadaan darurat lainnya.
Tidak hanya menerima pembekalan teori di dalam ruangan, para peserta juga mengikuti praktik lapangan sebagai simulasi nyata penanganan bencana. Dalam sesi ini, anggota Satpol PP mempraktikkan penggunaan perlengkapan water rescue, teknik penyelamatan korban, hingga simulasi evakuasi di area perairan.
Melalui kegiatan tersebut, Satpol PP Kabupaten Banjar berharap seluruh personel semakin sigap, terampil, dan profesional dalam menjalankan tugas kemanusiaan, terutama saat membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat akibat bencana alam. Workshop ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam menciptakan sistem penanggulangan bencana yang cepat, tepat, dan efektif di Kabupaten Banjar.



