REDAKSI8.COM, KALSEL – Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan monitoring sejumlah objek wisata di kawasan KSPN Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), guna memastikan pengelolaan dan pengembangan berjalan optimal.
Monitoring itu menyasar sejumlah destinasi unggulan, yakni Pemandian Air Panas Tanuhi, Air Terjun Kilat Api, dan Air Terjun Riam Bajandik yang termasuk dalam kawasan geosite UNESCO Geopark Meratus.


“Selain melakukan pemantauan, tim juga melaksanakan koordinasi terkait rencana pembangunan totem di kawasan Loksado. Langkah ini dilakukan untuk memastikan status lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan,” ujar Kepala Dispar Kalsel Iwan Fitriady melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Gusti Muhammad Yosalvina Yovanie, Rabu (8/4/26).
Selain pemantauan, tim juga melakukan koordinasi lintas sektor terkait rencana pembangunan fasilitas penunjang di kawasan tersebut.
Dalam proses koordinasi, pihaknya turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Camat Loksado, Pemerintah Desa Hulu Banyu, hingga Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dari Kementerian ATR/BPN.
Hal itu dilakukan guna memastikan kejelasan status serta kesiapan lahan yang akan digunakan sehingga rencana pengembangan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan wisata Loksado sebagai destinasi unggulan Kalimantan Selatan yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tutupnya.



