REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Koni Banjarbaru yang digelar pada Sabtu (28/3/26) berlangsung dinamis hingga diwarnai aksi walk out dari delapan cabang olahraga (cabor).
Menanggapi hal itu, Ketua Koni Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra menegaskan, seluruh tahapan Musorkot telah berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Pelaksanaan Musorkot Koni Banjarbaru merupakan agenda pergantian kepengurusan periode 2026-2030 yang berlangsung cukup panas.
Dimana dalam forum tersebut, delapan cabang olahraga memutuskan untuk meninggalkan ruang sidang sebagai bentuk sikap terhadap dinamika yang terjadi selama musyawarah berlangsung.
Meski diwarnai aksi walk out, proses Musorkot tetap berjalan hingga menghasilkan keputusan organisasi.
Menurutnya, langkah yang diambil sejumlah cabor merupakan hak masing-masing peserta dalam forum musyawarah.
“Apapun itu keputusannya kita harus berjiwa besar menerima hasil keputusan tersebut, karena ini semua berkaitan dengan kepentingan olahraga kita ke depan. Kita tidak ingin ada polemik-polemik lanjutan yang bisa berdampak pada prestasi kita khususnya cabor yang ada di Kota Banjarbaru,” ujarnya, Senin (30/3/26).
Ia menegaskan, dari sisi legalitas pelaksanaan Musorkot, baik panitia pelaksana maupun Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) telah bekerja sesuai aturan organisasi yang berlaku.
Hal tersebut juga katanya telah dikonfirmasi oleh Koni Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Walaupun waktunya agak mepet waktu kepengurusan tapi secara hukum ini legalnya sah dan yang utamanya kami dan teman-teman Panpel mengerjakan itu semua berdasarkan aturan anggaran dasar rumah tangga Koni,” jelasnya.
Gusti Rizky juga menyampaikan, sebelum Musorkot digelar, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi bersama pengurus Koni serta cabang olahraga untuk membahas arah organisasi ke depan menjelang berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya.
Kemudian pada rapat itu disepakati pelaksanaan Musorkot dilaksanakan pada 28 Maret 2026 sebagai bagian dari tahapan organisasi yang harus dijalankan.
“Akhirnya diputuskan dalam rapat tersebut untuk melaksanakan Musorkot pada tanggal 28 ini,” ucapnya.
“Bagi kawan-kawan ada yang kurang informasi mungkin karena tidak hadir saja di dalam rapat. Pada prinsipnya semua berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di organisasi,” tutupnya.



