REDAKSI8.COM, SIBOLGA – Seorang anak berinisial E. (9) nyaris tenggelam saat berenang di kawasan wisata Pantai Pelabuhan Lama Sibolga, Kamis (26/3/2026) sore. Korban berhasil diselamatkan warga dan petugas, dan saat ini dalam kondisi sadar setelah mendapat perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban bersama sejumlah temannya tengah berenang di sekitar steker terapung di depan salah satu warung makan di kawasan tersebut.
Kepala Pos Pengamanan Pelabuhan Lama Sibolga, IPTU Boy Alexander Hutasoit, S.H., menjelaskan bahwa korban bersama teman-temannya berada di lokasi wisata tersebut sebelum akhirnya tenggelam dan meminta pertolongan.
“Korban bersama teman-temannya sedang berenang di lokasi wisata Pelabuhan Lama Sibolga sekitar pukul 14.30 WIB. Tiba-tiba korban tenggelam dan meminta tolong,” jelas IPTU Boy Alexander Hutasoit.
Melihat kejadian tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan menarik korban ke pinggir pantai. Setelah itu, warga langsung menghubungi petugas Pos Pengamanan.
Mendapat laporan, personel Pos Pam Pelabuhan Lama, Briptu Fahruddin Limbong bersama anggota Dinas Perhubungan Kota Sibolga, Zenri AP dan dibantu anggota BPBD Sibolga segera menuju lokasi. Petugas kemudian membawa korban ke RSU FL Tobing Sibolga untuk mendapatkan penanganan medis.
“Anggota kami bersama petugas Dishub langsung ke lokasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.
Selain itu, petugas juga segera menghubungi orang tua korban yang berinisial E. (ayah) agar datang mendampingi anaknya di rumah sakit.
Saat ini, korban telah sadar dan masih menjalani pemulihan di RSU FL Tobing Sibolga.
IPTU Boy Alexander Hutasoit juga mengimbau masyarakat, khususnya pengunjung kawasan pantai, agar selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang berkunjung ke lokasi pantai agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Kepada para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka bermain di pantai tanpa pengawasan,” tegasnya.



