REDAKSI8.COM, BANJAR — Upaya penataan kawasan Pertokoan Pasar Sekumpul (PPS) di Kabupaten Banjar terus dilakukan. Perumda Pasar Bauntung Batuah Martapura mulai mengambil langkah relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini memadati sepanjang Jalan Terminal Sekumpul ke lokasi baru di area pasar subuh Pertokoan Pasar Sekumpul.
Relokasi tidak dilakukan secara sepihak. Sejumlah instansi turut terlibat untuk memastikan proses berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Di antaranya Polsek Martapura, Satpol PP Kabupaten Banjar, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar.
Penataan ini diharapkan mampu menciptakan wajah baru PPS sebagai ruang perdagangan yang lebih teratur, bersih, serta nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Selama ini, keberadaan PKL di sepanjang Jalan Terminal Sekumpul sering menimbulkan penyempitan arus lalu lintas dan kesemrawutan visual wilayah sekitar.
Tak sedikit pedagang yang menyambut baik kebijakan tersebut. Sukirno, salah satu PKL yang telah menempati lapak baru, mengaku lebih nyaman berjualan di area pasar subuh PPS.
“Sangat bersyukur mendapatkan tempat jualan di pasar subuh Pertokoan Pasar Sekumpul. Tempatnya bersih dan nyaman,” ujarnya.

Selain memberi kenyamanan, keberadaan lapak resmi juga dinilai memberi kepastian bagi pedagang untuk menjalankan usaha secara jangka panjang. Sukirno berharap seluruh pedagang yang masih bertahan di luar area pasar subuh dapat ikut masuk agar pasar lebih ramai dan tidak memunculkan kecemburuan antar pedagang.
“Kalau masih ada yang berjualan di depan, nanti iri-irian. Akhirnya yang sudah masuk jadi keluar lagi,” pesannya.
Hal senada disampaikan Saidi, pedagang lainnya. Menurutnya, kondisi pasar yang lebih teratur akan memudahkan pengunjung berbelanja sekaligus meningkatkan citra pasar daerah.

“Dengan kondisi pasar seperti ini, pedagang lebih mudah berjualan. Semoga pasar bersih seperti ini jadi contoh bagi pasar-pasar lainnya,” tuturnya.
Penataan Pertokoan Pasar Sekumpul memiliki potensi lebih besar bagi perkembangan ekonomi daerah. PPS sendiri merupakan salah satu titik mobilitas masyarakat paling padat terutama di kawasan Sekumpul, yang dikenal sebagai wilayah dengan kegiatan keagamaan besar dan perputaran pelaku UMKM yang tinggi.
Penataan pasar subuh ini diharapkan menciptakan pusat ekonomi baru yang lebih tertib dan terarah, bukan hanya untuk pedagang harian, tetapi juga bagi usaha kecil menengah yang selama ini menggantungkan omzet pada keramaian Sekumpul.
Pemerintah daerah melalui Perumda Pasar Bauntung Batuah berkomitmen melanjutkan pembenahan secara bertahap. Langkah ini bukan hanya penataan fisik, tetapi juga edukasi bagi pedagang agar tertib dalam penggunaan ruang publik, serta pelayanan kepada pembeli.
Ke depan, kawasan PPS diharapkan tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga ruang ekonomi yang memiliki identitas, kenyamanan, dan daya tarik wisata belanja bagi masyarakat Kabupaten Banjar dan sekitarnya.



