REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus mematangkan persiapan jelang rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto beserta Jajaran Kabinet ke Kota Banjarbaru dalam rangka peluncuran Sekolah Rakyat (SR) Tingkat Nasional serta sejumlah agenda strategis lainnya.
Berbagai aspek pendukung disiapkan, mulai dari lokasi kegiatan, pengamanan, layanan kesehatan, hingga sasaran kunjungan Presiden RI di wilayah Banjarbaru pada 12 Januari mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni mengatakan, kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas instansi yang digelar bersama unsur terkait.
“Kita tadi telah sama-sama di rapat koordinasi terkait dengan kesiapan Kota Banjarbaru untuk menyambut kedatangan RI 1,” ujarnya di Aula Gawi Sabarataan, Jum’at (9/01/26).
Ia menjelaskan, sejumlah kebutuhan teknis yang memerlukan dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru turut menjadi fokus pembahasan, termasuk penyiapan tempat kegiatan dan fasilitas pendukung lainnya.
“Ada beberapa hal tadi yang sama-sama kita bahas, kita siapkan bersama terkait dengan hal-hal yang mungkin diperlukan dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru yang akan disiapkan seperti tempatnya, kesehatan medis dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sirajoni menegaskan, seluruh persiapan tersebut masih akan dimatangkan kembali melalui koordinasi lanjutan bersama Tim Protokoler Kepresidenan dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
“Dan ini akan kita matangkan sekali lagi nantinya dengan tim protokol kepresidenan dan pihak paspampres,” ucapnya.
Pemkot Banjarbaru pada prinsipnya telah siap menyambut kunjungan Presiden RI, baik dari sisi lokasi maupun agenda kunjungan yang akan dilaksanakan.
“Intinya Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap mulai dari tempatnya, serta sasaran kunjungannya,” tegasnya.
Adapun sejumlah agenda yang direncanakan dalam kunjungan tersebut meliputi peluncuran Sekolah Rakyat, peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, serta kemungkinan kunjungan ke lokasi terdampak banjir apabila kondisi memungkinkan.
“Ada sekolah rakyat, MBG, Koperasi Merah Putih, dan jika memungkin nanti lokasi-lokasi terkena banjir,” pungkasnya.



