REDAKSI8.COM, BANJAR – Kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar belum masuk dalam kategori tanggap darurat dan masih berada pada tahap kesiapsiagaan bencana.
Hal itu dikarenakan genangan air terpantau cepat surut dalam hitungan jam.

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin menegaskan, bahwa status tersebut ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi dampak banjir di lapangan.
“Hari ini yang kita tandatangani itu baru kesiapsiagaan bencana, belum tanggap darurat,” ujarnya, Selasa (6/01/26).
Ia menjelaskan, banjir yang terjadi dipicu oleh curah hujan tinggi, sementara kapasitas sungai tidak mampu menampung debit air secara maksimal. Namun demikian, air relatif cepat turun.
“Kemarin itu cuma sekitar 3 jam sudah surut, 5 jam sudah kering. Jadi belum bisa dikategorikan bencana ekstrim,” jelasnya.
Muhidin juga menyebutkan, beberapa wilayah terdampak seperti Martapura dan Sungai Tabuk saat ini juga menunjukkan kondisi yang semakin membaik.
“Di Martapura cepat turun, Sungai Tabuk juga sekarang menurun. Mudah-mudahan kalau besok tidak hujan lagi, kondisinya tetap aman,” ucapnya.
Meski belum ditetapkan status tanggap darurat, Pemerintah Daerah (Pemda) tetap menyiapkan langkah-langkah penanganan, termasuk dapur umum dan bantuan logistik bagi warga terdampak.
“Dapur umum masih ada, sembako juga ada. Pak Dandim juga sudah mengantar bantuan sembako ke Sungai Tabuk Keramat,” katanya.
Selain itu, bantuan juga datang dari unsur Kepolisian serta Instansi terkait lainnya yang terus bersiaga di lapangan.
“Dari kepolisian juga ada bantuan. Jadi semua sudah bergerak, meskipun statusnya masih siaga,” imbuhnya.
Demikian ia menegaskan, penetapan status tanggap darurat hanya akan dilakukan jika banjir berdampak luas dan berlangsung lama di beberapa Kabupaten.
“Kalau sudah tanggap darurat itu artinya ada beberapa Kabupaten terdampak banjir ekstrim. Nah, kondisi sekarang belum seperti itu,” tegasnya.
Namun, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih perlu diwaspadai, mengingat prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan masih adanya hujan lebat di sejumlah daerah.
“BMKG menyampaikan masih ada hujan dengan intensitas cukup berat di beberapa wilayah. Mudah-mudahan jangan sampai seperti tahun-tahun sebelumnya,” tuntasnya.



