REDAKSI8.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui gugus tugas covid-19, tak ambil pusing, bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap 41 orang yang dalam pengawasan, yang merupakan cluster itjima Gowa.
Dari hasil Rapid Test yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, 24 orang dinyatakan reaktif dari virus corona dan akan mulai dilakukan karantina secepatnya.
Untuk memastikan tempat karantina, Wakil Ketua Gugus tugas covid -19 Banjarbaru Dandim 1006/ Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto S.I.P, M.M, M.I, Pol bersama Kepala Epidemiologi Dinas Kesehatan Banjarbaru Aulia.
Selain itu juga hadir Pabung Mayor Inf Bahrudin dan staf BPBD melakukan pengecekan kesiapsiagaan tempat karantina yang akan digunakan Orang Dalam Resiko (ODR) dan Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19.

Pemerintah Kota Banjarbaru menyiapkan tempat karantina di balai Diklat Ambulung Loktabat Selatan. secara keseluruhan kesiapan baik di dalam seperti tempat tidur (Bed), kursi dan penyemprotan ruangan sudah dilakukan dan kebutuhan lainnya, serta yang ada di luar gedung seperti tenda sterilisasi dari Palang Merah Indonesia sudah memenuhi standar WHO.
Kodim Martapura mendukung langkah langkah Pemerintah, dalam mencegah penyebaran Covid -19 khususnya di Banjarbaru Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, melalui Kepala Epidemiologi Aulia menuturkan, pihaknya sudah melakukan upaya isolasi karantina, sesuai anjuran Dinkes Provinsi Kalsel direkomendasikan walikota untuk segera mengevakuasi para ODP Itjima Gowa warga asal Banjarbaru.
Saat dijumpai, Aulia menambahkan saat ini ada 24 orang beresiko tertular dengan hasil pemeriksaan kategori reaktif dan nonreaktif secara bertahap dilakukan evakuasi, karena wewenang pemerintah provinsi Kalimantan Selatan maka semua ditangani tim kesehatan Dengan prosedur dan langkah antisipati.
“Pemerintah Banjarbaru tidak akan mau mengambil resiko dengan membuat kepanikan warga, karena kasus ini sangat rentan dengan keadaan seperti yang dialami, makanya begitu di test Rapid dan hasil langsung keluar, warga tersebut kita himbau dan harus segera di karantina, besok akan kita kirim kembali warga tersebut,” ungkapnya



