REDAKSI8.COM, ANJAR – Ancaman sengatan tawon berbahaya kembali direspons cepat oleh petugas. Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar (DPKP) turun tangan menangani sarang tawon jenis Vespa affinis yang berada di atap teras rumah warga di Jalan UPT Riam Kanan Irigasi 11, RT 002, Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, Selasa (3/3/2026) malam.
Laporan pertama diterima dari seorang warga bernama Kozin yang merasa resah dengan keberadaan sarang tawon berukuran cukup besar di sekitar rumahnya. Awalnya, sarang tersebut terlihat berada di pohon samping rumah. Namun setelah dilakukan pengecekan, posisi sarang diketahui berada di bagian atap teras, cukup dekat dengan akses keluar-masuk penghuni rumah.
Lepala DPKP Banjar, Agus Siswanto, menjelaskan bahwa laporan masuk sekitar pukul 19.53 WITA. Tak ingin mengambil risiko, tim Rescue segera bergerak menuju lokasi.
“Setelah mendapatkan laporan, Unit Rescue Dinas Damkar berkoordinasi dengan warga tersebut kemudian melakukan penanganan,” ujar Agus.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen cepat. Mengingat karakter tawon Vespa affinis yang dikenal agresif dan berpotensi menyerang secara berkelompok ketika merasa terganggu, proses evakuasi dilakukan dengan standar pengamanan ketat.
eluruh personel yang bertugas mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, mulai dari pakaian pelindung khusus, sarung tangan, hingga pelindung wajah. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko sengatan yang dapat membahayakan keselamatan petugas.
Metode yang dipilih adalah dengan cara dibakar, teknik yang dinilai efektif untuk memastikan koloni tawon benar-benar musnah dan tidak kembali bersarang di lokasi yang sama. Proses pembakaran dilakukan secara terkontrol agar api tidak merembet ke bagian rumah lainnya.
“Alhamdulillah, sampai di lokasi tim Rescue langsung melakukan tindakan dengan cara dibakar. Penanganan berjalan dengan baik dan selesai sekira pukul 20.55 WITA,” jelas Agus.
Keberadaan tawon vespa di kawasan permukiman memang menjadi ancaman serius, terutama bagi anak-anak dan lansia. Sengatan tawon jenis ini tidak hanya menimbulkan rasa sakit hebat, tetapi juga berpotensi menyebabkan reaksi alergi berat hingga syok anafilaksis pada sebagian orang.
Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan evakuasi sarang tawon menjadi salah satu layanan non-kebakaran yang cukup sering ditangani DPKP Banjar. Kondisi lingkungan yang banyak ditumbuhi pepohonan serta struktur bangunan yang memiliki celah atap menjadi lokasi favorit bagi tawon untuk membangun sarang.
DPKP Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri, terutama pada malam hari tanpa perlengkapan memadai. Jika menemukan sarang tawon dengan ukuran besar atau berada di lokasi rawan, warga diminta segera melapor agar dapat ditangani petugas terlatih.
Respons cepat yang dilakukan tim Rescue malam itu menjadi bukti kesiapsiagaan DPKP dalam melindungi masyarakat, bukan hanya dari ancaman kebakaran, tetapi juga potensi bahaya lain yang mengancam keselamatan warga.
Dengan penanganan yang tepat dan terukur, situasi di Desa Sungai Batang kini kembali aman dan kondusif.



