REDAKSI8.COM, BANJAR – Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak di PAUD Adzkia, Selasa (3/3/2026) pagi. Anak-anak TK B dengan antusias mengikuti rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan yang kali ini mendapat kunjungan monitoring dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Kepala Bidang Bina PAUD, PNF/Kesetaraan.
Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Arliza Mayasari sebagai bentuk pembinaan dan evaluasi terhadap satuan pendidikan anak usia dini dalam menanamkan nilai-nilai religius, khususnya di momentum bulan suci Ramadan.
Kegiatan diawali dengan praktik wudhu. Dengan penuh kesabaran, para guru membimbing anak-anak mengenal tata cara bersuci yang benar. Satu per satu gerakan diperagakan, mulai dari membasuh tangan hingga kaki, sembari dijelaskan maknanya dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami.
Setelah itu, anak-anak melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah. Barisan kecil yang rapi dan gerakan sholat yang dituntun perlahan menjadi pemandangan yang mengharukan. Pembiasaan ini dimaksudkan agar ibadah tidak hanya dikenalkan secara teori, tetapi juga dipraktikkan secara langsung dalam keseharian di sekolah.
Kegiatan dilanjutkan dengan membaca doa bersama, menanamkan rasa syukur dan kedekatan kepada Allah SWT sejak usia dini. Suara lantang namun polos dari anak-anak menambah suasana religius yang khidmat.
Sebagai penguatan kreativitas dan motorik halus, anak-anak juga melakukan kegiatan mentotol gambar tasbih menggunakan jari. Aktivitas ini dirancang sebagai media pembelajaran yang menyenangkan untuk mengenal simbol ibadah sekaligus melatih koordinasi tangan dan konsentrasi.
Monitoring ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi bagian dari upaya memastikan program pembiasaan ibadah berjalan optimal. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana membangun karakter anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan usia dini.
Arliza Mayasari menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembiasaan ibadah sejak usia dini akan membentuk fondasi karakter yang kuat bagi anak.
“Dengan kegiatan ini diharapkan akan menumbuhkan pembiasaan sholat sejak dini dan mengamalkan sunah-sunah Nabi, termasuk dalam pembiasaan mendirikan sholat Dhuha berjamaah di sekolah sehingga dapat meningkatkan sikap religius pada diri anak sejak dini,” ujarnya.
Ia menegaskan, konsistensi dalam pembiasaan ibadah di sekolah akan membantu membentuk pribadi anak yang disiplin, bertanggung jawab, serta berakhlak mulia.
Program Pesantren Ramadan di satuan PAUD menjadi bagian dari strategi pendidikan karakter di Kabupaten Banjar. Tidak hanya fokus pada aspek kognitif, pendidikan anak usia dini juga diarahkan pada pembentukan nilai moral dan spiritual.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna seperti praktik wudhu, sholat berjamaah, doa bersama, hingga aktivitas kreatif bertema ibadah, anak-anak diperkenalkan pada nilai religius dengan cara yang menyenangkan.
Monitoring yang dilakukan Dinas Pendidikan ini diharapkan mampu memotivasi para guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran, sekaligus memastikan bahwa setiap satuan PAUD di Kabupaten Banjar menjalankan perannya dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan religius sejak langkah pertama mereka di bangku sekolah.



