REDAKSI8.COM, BANJAR – Dampak kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Banjar menjadi perhatian serius bagi para petani di Desa Tambak Baru Ulu. Sejumlah petani mengeluhkan hasil pertanian yang tidak maksimal, bahkan mengalami gagal panen akibat keterbatasan pasokan air selama musim kemarau.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Desa Tambak Baru Ulu, Marpuah, S.Agr., hadir dalam pertemuan bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan kelompok tani setempat. Pertemuan ini menjadi wadah bagi para petani untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi selama musim tanam tahun ini.

Dalam pertemuan tersebut, Marpuah mendengarkan aspirasi, keluhan, serta kendala yang dialami petani, khususnya terkait dampak kemarau panjang yang menyebabkan tanaman mengalami kekurangan air hingga berujung pada gagal panen.

Bagi para petani, kondisi ini bukan sekadar persoalan menurunnya produksi pertanian, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha tani dan pendapatan keluarga. Terlebih, biaya yang telah dikeluarkan untuk pengolahan lahan, pembelian benih, pupuk, hingga perawatan tanaman tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh.

Marpuah menyampaikan bahwa pemerintah desa perlu mendengarkan secara langsung kondisi yang dialami masyarakat, terutama petani yang menjadi salah satu penopang perekonomian desa.

Menurutnya, pertemuan bersama Gapoktan dan kelompok tani sangat penting untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan sekaligus menghimpun masukan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Ia juga menilai bahwa dampak kemarau panjang memerlukan perhatian bersama, baik dari pemerintah desa maupun instansi terkait, agar persoalan yang dihadapi petani dapat dicarikan solusi sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Melalui pertemuan ini, diharapkan komunikasi antara pemerintah desa dan para petani semakin terbuka. Berbagai keluhan yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperjuangkan dukungan yang dibutuhkan, termasuk upaya mengantisipasi risiko gagal panen apabila kondisi cuaca serupa kembali terjadi.

Pemerintah Desa Tambak Baru Ulu berharap sektor pertanian tetap mampu bertahan di tengah tantangan perubahan cuaca. Dengan komunikasi, koordinasi, dan dukungan yang tepat, para petani diharapkan dapat kembali meningkatkan produktivitas serta menjaga keberlangsungan pertanian di desa.

Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat, tidak hanya untuk mendengar persoalan yang dihadapi petani, tetapi juga mengupayakan langkah-langkah yang dapat membantu meringankan dampak kerugian akibat kemarau panjang.