SPBU yang diperiksa meliputi SPBU Dendengan Dalam, SPBU Kaiweru, SPBU Pall 2, SPBU Winangun, SPBU Sindulang, dan SPBU Tuminting. Begitu tiba di lokasi, tim kepolisian langsung berkoordinasi dengan pihak SPBU dan mengambil sampel Pertalite yang dicurigai bermasalah.
Namun, hasil pemeriksaan di hadapan masyarakat membuktikan bahwa BBM di SPBU tersebut tidak tercampur air. Polisi juga mengecek akurasi takaran nosel pengisian BBM, dan hasilnya sesuai dengan standar per liter.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan indikasi kecurangan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegas Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Haryono.
Sebagai langkah antisipasi, Polresta Manado akan melakukan pengecekan berkala bersama Pertamina dan terus mengedukasi masyarakat tentang cara mengenali BBM yang tercampur air. Sosialisasi pun digelar langsung di lokasi SPBU untuk memberikan pemahaman kepada warga agar tidak mudah termakan isu yang dapat memicu keresahan.
Dengan hasil pemeriksaan ini, masyarakat diharapkan tetap waspada namun tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terbukti kebenarannya. Polisi pun memastikan akan terus mengawasi distribusi BBM di Manado demi menjaga kualitas dan kepercayaan masyarakat.