REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kepolisian Resor (Polres) Kota Banjarbaru mencatat ada enam kasus menonjol sepanjang Tahun 2025 yang seluruhnya berhasil dituntaskan.
Enam kasus menonjol itu ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal dan telah rampung hingga tahap pelimpahan ke kejaksaan.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menyampaikan, kasus-kasus tersebut meliputi pemalsuan minyak goreng subsidi merek MinyaKita, pembunuhan wartawati Banjarbaru oleh oknum TNI, dan tenggelamnya pelajar di wahana The Breeze.
Kemudian, pembunuhan di Cafe AW 99 Guntung Manggis, penemuan mayat bayi di Jalan Rosela Kemuning, serta pembunuhan di Desa Pumpung Cempaka.
“Dari 6 kasus seluruhnya sudah kita ungkap P21 semuanya sudah dilimpahkan,” ujar beberapa waktu lalu.
Selain itu, ia juga memaparkan penanganan kasus menonjol di Satuan Reserse Narkoba tercatat sebanyak lima kasus di sepanjang 2025.
Pengungkapan dimulai sejak Mei dengan satu kasus penyitaan sabu-sabu seberat 10.389,6 gram dan bulan Juli, terdapat dua kasus berserta barang bukti sabu-sabu seberat 42,56 gram dan 12.013,61 gram.
Selanjutnya pada November, kembali diungkap dua kasus dengan barang bukti sabu-sabu seberat 209,10 gram dan 100,47 gram, serta narkotika jenis inex granat sebanyak 38 butir dan inex instagram 66 butir.
“Untuk sabu-sabu naik menjadi 57,39 persen jadi total terberatnya 23.681,61 gram,” sebutnya.
Kapolres menegaskan, seluruh capaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepolisian pada Tahun 2026.
“Kami akan terus tingkatkan, dan ini jadi bahan kami evaluasi dan menjadi pembelajaran apakah ada yang kurang atau bagaimana kami akan menyempurnakan ini, sehingga tahun 2026 lebih baik lagi kinerja dan pelayanan kami kepada masyarakat,” tuntasnya.



