REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Arus lalu lintas (lalin) di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru terpantau padat seiring kepulangan jamaah Pengajian Rutin 5 Rajab 1447 Hijiriah, Senin (29/12/25).
Kepadatan terjadi sejak pagi hari akibat pertemuan arus jamaah dengan aktivitas masyarakat yang mulai bekerja.

Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono menyampaikan apresiasi kepada para jamaah yang dinilai tetap tertib meski volume kendaraan meningkat signifikan.
“Baik, perlu kami sampaikan, yang pertama kami ucapkan terima kasih kepada para jemaah
yang sampai hari ini masih tertib,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pergerakan kendaraan mulai mengalami perpadatan sejak pukul 07.00 Wita, terutama di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru.
Katanya kepadatan itu datang dari berbagai arah, baik yang masuk maupun keluar kota.
“Pagi ini di pukul 07.00 sampai dengan sekarang itu sudah terjadi perpadatan, khususnya di Bundaran Banjarbaru. Dari arah Martapura maupun dari arah Sungai Ulin, SPN dan arah Cokro Kusumo yang masuk ke dalam kota maupun yang keluar kota,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh bertemunya arus kepulangan jamaah dengan pengguna jalan non-jamaah yang mulai beraktivitas.
“Salah satu penyebabnya adalah pertemuan antara jemaah dengan pengguna jalan atau non-jemaah yang ingin bekerja,” katanya.
Sedangkan prediksi kepadatan, AKP Embang menyebut pihaknya telah melakukan pemetaan berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya.
“Jadi kita menyesuaikan, ada prediksinya, kita melihat di tahun-tahun sebelumnya, dimana sampai pukul 16.00 masuk selesai perpadatan, tetapi malam pukul 20.00 mulai lagi perpadatan, jadi ada tiga trip-trip yang sudah kami jaga,” terangnya.
Oleh karena itu, untuk menjaga kelancaran lalu lintas, jajaran Satlantas Polres Banjarbaru terus melakukan pengaturan dan pengamanan sejak malam hari, termasuk saat penerapan sistem satu arah.
“Khususnya kami di wilayah Banjarbaru dari tadi malam pada saat dilaksanakan one way, sampai dengan sekarang kita lakukan pengaturan menggelar anggota di lapangan,” ucapnya.
Namun, ia menegaskan, selama pengamanan berlangsung, situasi tetap kondusif dan masyarakat mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Alhamdulillah tidak terjadi sesuatu yang perdebatan atau apa. Masyarakat atau para jemaah ini semua mengikuti,” tandasnya.



