REDAKSI8.COM, BANJAR – Arus kedatangan jemaah Haul Sekumpul melalui jalur air terus berdatangan. Hingga pukul 12.00 WITA, tercatat sebanyak sekitar 1400 unit perahu telah merapat membawa ribuan jemaah menuju kawasan Sekumpul, Kabupaten Banjar.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, menyampaikan bahwa kondisi Sungai Martapura saat ini tergolong dalam, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam pengamanan transportasi air
“Untuk pengamanan jalur air, kondisi sungai cukup dalam. Beberapa kapal dengan spesifikasi besar tidak bisa melintasi Jembatan Anggulung, sehingga sementara mereka bertahan sebelum jembatan tersebut,” ujar Nyoman.
Sebagai solusi, Dishub Kabupaten Banjar telah menyiapkan dermaga yang dibangun sejak tahun lalu di sekitar Jembatan Anggulung. Dermaga tersebut dimanfaatkan jemaah untuk turun dari perahu dan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.
“Di sekitar Jembatan Anggulung sudah tersedia dermaga, sehingga jemaah bisa naik ke daratan dengan aman,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara, hingga siang hari jumlah perahu yang tiba masih berada di bawah angka tahun sebelumnya. Pada Haul Sekumpul tahun lalu, jumlah perahu yang tercatat mencapai sekitar 1.500 unit.
“Data jam 12 siang masih lebih sedikit dibanding tahun lalu. Namun kedatangan jemaah belum selesai, masih ada yang akan datang sore hingga malam hari. Kami akan terus melakukan pembaruan data,” tambahnya.
Mayoritas jemaah yang menggunakan jalur air berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, seperti Sampit, Pangkalan Bun, Kapuas, hingga wilayah Barito Kuala (Bargasari). Bahkan, sebagian jemaah menempuh perjalanan jarak jauh melalui sungai demi menghadiri haul.
Nyoman juga menyebutkan bahwa pasang surut air sungai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran pelayaran perahu.
Terkait keamanan, ia mengonfirmasi adanya satu insiden kecil. “Ada laporan satu jemaah sempat terjatuh ke sungai, namun alhamdulillah dapat ditangani dengan cepat dan dalam kondisi selamat,” ungkapnya.
Dishub Kabupaten Banjar bersama unsur terkait terus melakukan pengawasan dan pengamanan jalur air guna memastikan keselamatan seluruh jemaah yang datang melalui Sungai Martapura.



