REDAKSI8.COM, BANJAR – Pimpinan Pondok Pesantren Mursyidul Amin Gambut, Guru Rasyid Rido, menyampaikan himbauan penting kepada seluruh jamaah yang mengikuti rangkaian kegiatan peringatan lima Rajab di Sekumpul, agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam perjalanan serta menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam pesannya, Guru Rasyid Rido menekankan kepada para jamaah, khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, agar tidak memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi.
“Bagi jamaah yang membawa kendaraan, baik motor maupun mobil, jangan berlajuan. Biar santai tapi sampai. Ingat, ada anak, istri, dan keluarga yang menunggu di rumah,” pesannya.
Ia mengingatkan bahwa keselamatan di perjalanan merupakan bagian dari menjaga keberkahan acara yang diikuti. Menurutnya, sikap terburu-buru justru dapat menghalangi keberkahan yang diharapkan dari momentum keagamaan tersebut.
Selain itu, Guru Rasyid Rido juga meminta jamaah untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta mematuhi arahan petugas yang berjaga di sepanjang jalur menuju dan dari lokasi kegiatan.
Tak hanya soal keselamatan, beliau juga menaruh perhatian besar pada kebersihan lingkungan. Seluruh jamaah diimbau agar membawa kantong sampah masing-masing.
“Kami berpesan agar jangan sampai kita pulang dari acara meninggalkan sampah di tempat kita duduk. Bawa kantong sampah sendiri dan buanglah sampah di tempat yang telah disediakan di pinggir-pinggir jalan,” ujarnya.
Himbauan tersebut sejalan dengan slogan yang terus digaungkan dalam setiap kegiatan keagamaan di Sekumpul, yakni “Datang Berasih, Bulik Berasih”, yang mengandung makna datang dalam keadaan bersih dan pulang pun tetap menjaga kebersihan.
Menutup pesannya, Guru Rasyid Rido berharap seluruh jamaah dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat serta memperoleh keberkahan dari kegiatan lima Rajab yang diikuti.
“Mudah-mudahan kita semua sampai ke rumah dengan selamat dan mendapatkan keberkahan,” pungkasnya.
Dalam pesannya, Guru Rasyid Rido menekankan kepada para jamaah, khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, agar tidak memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi.
“Bagi jamaah yang membawa kendaraan, baik motor maupun mobil, jangan berlajuan. Biar santai tapi sampai. Ingat, ada anak, istri, dan keluarga yang menunggu di rumah,” pesannya.
Ia mengingatkan bahwa keselamatan di perjalanan merupakan bagian dari menjaga keberkahan acara yang diikuti. Menurutnya, sikap terburu-buru justru dapat menghalangi keberkahan yang diharapkan dari momentum keagamaan tersebut.
Selain itu, Guru Rasyid Rido juga meminta jamaah untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas serta mematuhi arahan petugas yang berjaga di sepanjang jalur menuju dan dari lokasi kegiatan.
Tak hanya soal keselamatan, beliau juga menaruh perhatian besar pada kebersihan lingkungan. Seluruh jamaah diimbau agar membawa kantong sampah masing-masing.
“Kami berpesan agar jangan sampai kita pulang dari acara meninggalkan sampah di tempat kita duduk. Bawa kantong sampah sendiri dan buanglah sampah di tempat yang telah disediakan di pinggir-pinggir jalan,” ujarnya.
Himbauan tersebut sejalan dengan slogan yang terus digaungkan dalam setiap kegiatan keagamaan di Sekumpul, yakni “Datang Berasih, Bulik Berasih”, yang mengandung makna datang dalam keadaan bersih dan pulang pun tetap menjaga kebersihan.
Menutup pesannya, Guru Rasyid Rido berharap seluruh jamaah dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat serta memperoleh keberkahan dari kegiatan lima Rajab yang diikuti.
“Mudah-mudahan kita semua sampai ke rumah dengan selamat dan mendapatkan keberkahan,” pungkasnya.



