REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Puncak arus penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor mengalami peningkatan signifikan selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, sekaligus kegiatan Pengajian Rutin Malam 5 Rajab di Sekumpul.
Sejak tanggal 24 Desember 2025, jumlah penumpang di bandara tercatat naik lebih dari 10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Branch Communication dan CSR Departement Head Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor mengatakan, sesuai prediksi puncak arus penumpang akan berlangsung hingga 3 Januari 2026 yang didominasi oleh jemaah sekumpul.
“Sesuai prediksi kita memang puncak arus penumpang terjadi kemarin. Karena sudah masuk libur panjang, jumlahnya lebih dari 11.500 orang,” ujarnya, Kamis (25/12/25).
Ia menyebutkan, jumlah pergerakan pesawat selama periode tersebut mencapai sekitar 80 penerbangan. Kondisi keramaian pun kembali terlihat pada Kamis (25/12) pagi.
“Sudah mulai ramai, dimana pergerakan pesawat sekitar 80an. Pagi tadi jemaah dari Mabani Majap sudah mulai berdatangan,” katanya.
Zulfian menjelaskan, pihak bandara telah melakukan berbagai persiapan dengan bekerjasama dengan relawan untuk menghadapi lonjakan penumpang, termasuk pendirian posko Nataru dan pengamanan kegiatan Malam 5 Rajab.
“Kami sudah menyiapkan posko Nataru dan untuk Malam 5 Rajab. Kami bekerja sama dengan relawan, menyediakan makanan ringan, minuman, serta ruang tunggu,” jelasnya.
Selain itu, relawan bersama taksi bandara dan ojek online juga akan menyediakan layanan angkutan gratis menuju Sekumpul pada Jumat (26/12/25).
“Untuk angkutan gratis rencananya besok satu hari. Kalau minatnya banyak, bisa saja diperpanjang sampai hari Minggu, tergantung antusiasme jemaah,” ucapnya.
Sementara untuk harga tiket pesawat, Ia menegaskan sepenuhnya menjadi kewenangan maskapai.
“Untuk harga tiket itu kebijakan dari maskapai, apalagi sekarang banyak yang masih memberikan diskon,” tutupnya.



