REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan ‘Sekumpul Intan 2025’ sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan pelayanan kegiatan keagamaan Malam 5 Rajab di Sekumpul.
Moment tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, operasi itu melibatkan sinergi lintas sektor dengan jumlah personel pengamanan yang cukup besar.
“Untuk kegiatan pengamanan dan pelayanan ini total personel yang kita libatkan hampir 4.000 personel,” ujarnya, Kamis (25/12/25) sore.
Ia merincikan, personel tersebut berasal dari berbagai unsur, baik dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan lainnya.
“Dari Polri sebanyak 3.800 personel, kemudian dari TNI hampir 700 personel, dan dari instansi lain sekitar 1.500 personel,” sebutnya.
Selain aparat, peran relawan dan panitia juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi ini.
“Relawan sendiri yang terlibat dalam kegiatan ini jumlahnya lebih dari 42.000 orang,” ucapnya.
Menurutnya, apel gelar pasukan itu menjadi bentuk kesiapan aparat dalam memberikan pelayanan pengamanan secara maksimal kepada seluruh jemaah.
“Harapannya, dengan banyaknya personel yang kita gelar untuk memberikan pelayanan pengamanan, para jemaah yang hadir dapat melaksanakan kegiatan keagamaan ini dengan lancar, aman, dan tertib,” ungkapnya.
Sebab, katanya jemaah yang hadir tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari berbagai provinsi di Indonesia hingga luar negeri.
“Jemaah yang datang ini bukan hanya dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari provinsi-provinsi lain di Indonesia, bahkan ada jemaah dari luar negeri yang sebagian sudah berada di Kalsel,” tuturnya.
Demikian, Operasi Kepolisian Kewilayahan ‘Sekumpul Intan 2025’ dilaksanakan dengan mengedepankan kerjasama antarinstansi serta pendekatan humanis dalam pengamanan pelaksanaan Malam 5 Rajab.
“Melalui operasi ini, kita ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan dengan baik, tanpa gangguan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaah,” tandasnya.



