REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di Kota Banjarbaru tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat kesadaran kolektif seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan dan ketahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut tercermin dalam Upacara Peringatan Hari Bela Negara yang digelar Pemerintah Kota Banjarbaru, Senin (22/12/2025), di Lapangan dr. Murjani, Banjarbaru Utara.
Upacara yang berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” itu dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, AP., MM, selaku Inspektur Upacara. Tema tersebut menegaskan bahwa bela negara tidak hanya dimaknai dalam konteks pertahanan militer, tetapi juga mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana, ketahanan sosial, hingga ancaman nonkonvensional di era digital.
Dalam amanatnya, Sirajoni menekankan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Ia menyebutkan, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari ancaman keamanan, bencana alam akibat perubahan iklim, hingga disrupsi informasi dan ideologi di ruang siber. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ketahanan nasional dari tingkat daerah.
Sebagai wujud konkret penguatan kapasitas daerah, rangkaian upacara juga diisi dengan penyerahan bantuan peralatan kebencanaan berupa satu unit truk serbaguna dan perangkat Early Warning System (EWS). Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam upaya bela negara di sektor kemanusiaan.
Kodim 1006/Banjar turut ambil bagian sebagai pasukan upacara, bersama unsur TNI–Polri dan perangkat daerah lainnya. Keterlibatan Kodim 1006/Banjar menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai persatuan, disiplin, serta semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Upacara tersebut diikuti oleh empat kompi upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan bahwa semangat bela negara telah menjadi kesadaran bersama lintas profesi dan institusi.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dalam suasana tertib dan penuh khidmat. Melalui peringatan Hari Bela Negara ke-77 ini, Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Kodim 1006/Banjar dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat ketahanan daerah sebagai bagian integral dari ketahanan nasional menuju Indonesia yang maju, tangguh, dan berdaulat.
Upacara yang berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” itu dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, AP., MM, selaku Inspektur Upacara. Tema tersebut menegaskan bahwa bela negara tidak hanya dimaknai dalam konteks pertahanan militer, tetapi juga mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana, ketahanan sosial, hingga ancaman nonkonvensional di era digital.
Dalam amanatnya, Sirajoni menekankan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Ia menyebutkan, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari ancaman keamanan, bencana alam akibat perubahan iklim, hingga disrupsi informasi dan ideologi di ruang siber. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ketahanan nasional dari tingkat daerah.
Sebagai wujud konkret penguatan kapasitas daerah, rangkaian upacara juga diisi dengan penyerahan bantuan peralatan kebencanaan berupa satu unit truk serbaguna dan perangkat Early Warning System (EWS). Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam upaya bela negara di sektor kemanusiaan.
Kodim 1006/Banjar turut ambil bagian sebagai pasukan upacara, bersama unsur TNI–Polri dan perangkat daerah lainnya. Keterlibatan Kodim 1006/Banjar menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai persatuan, disiplin, serta semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Upacara tersebut diikuti oleh empat kompi upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan bahwa semangat bela negara telah menjadi kesadaran bersama lintas profesi dan institusi.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dalam suasana tertib dan penuh khidmat. Melalui peringatan Hari Bela Negara ke-77 ini, Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Kodim 1006/Banjar dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat ketahanan daerah sebagai bagian integral dari ketahanan nasional menuju Indonesia yang maju, tangguh, dan berdaulat.



