REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Antisipasi arus lalu lintas dan kesiapan infrastruktur menjadi perhatian utama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sekaligus pelaksanaan Haul 5 Rajab 1447 Hijiriah mendatang.
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru dilintasi jalan nasional dan jalan provinsi sehingga membutuhkan koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan jamaah.

Demikian pengaturan arus lalu lintas, jalur evakuasi, hingga kesiapan infrastruktur penunjang itu disoroti.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera mengatakan, pengaturan arus lalu lintas menjadi krusial untuk mencegah penumpukan kendaraan.
Mengingat banyak jamaah yang datang nanti diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi.
“Kita terus berkoordinasi terkait arus lalu lintas, karena Banjarbaru ini dilintasi jalan nasional dan jalan provinsi. Jangan sampai terjadi penumpukan kendaraan yang justru mengganggu pelaksanaan kegiatan,” ujarnya, Kamis (18/12/25).
Ia menekankan, koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar sistem antarjemput dan pengaturan kendaraan bisa berjalan dengan baik.
“Kita khawatir kalau menambah kendaraan tanpa pengaturan, sementara masyarakat juga membawa kendaraan pribadi, akhirnya terjadi kemacetan. Ini yang kita antisipasi sejak awal,” katanya.
Selain arus lalu lintas, perhatian juga diberikan pada kesiapan jalur evakuasi dan pemenuhan posko di sekitar lokasi kegiatan.
“Jalur evakuasi sudah disiapkan dan posko-posko yang dibutuhkan juga sudah diperbantukan, terutama yang dekat dengan lokasi haul,” jelasnya.
Di sisi lain, Rizky menyinggung kondisi infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota (Pemko) juga akan diperbaiki.
“Untuk jalan yang menjadi ranah Pemerintah Kota itu sudah diperbaiki. Kalau masih ada yang belum, sambil berjalan akan terus kita benahi,” ucapnya.
Terkait penerangan jalan, kondisi di ruas Jalan Kilometer (KM) 31 Banjarbaru pasca perbaikan jembatan yang dinilai masih minim penerangan dan terdapat kabel optik yang menjuntai.
Sebab ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional, maka Pemko Banjarbaru akan berkoordinasi dengan Balai Jalan.
“Itu tentu perlu perhatian karena menjelang pelaksanaan haul. Kalau memang bisa diperbantukan, nanti aksinya dari Pemerintah Kota. Intinya agar penerangan di situ lebih baik dan akses menjadi lebih aman,” tuturnya.
Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait pemenuhan kebutuhan listrik selama pelaksanaan moment 5 Rajab.
“Masalah listrik ini penting, jangan sampai terganggu. Tadi juga disampaikan Wali Kota akan segera berkoordinasi dengan PLN,” tutupnya.



