REDAKSI8.COM, BANJAR – Upaya modernisasi sektor pertanian kembali diperkuat oleh Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan). Melalui Bidang Penyuluhan Pertanian, Distan menggelar Bimbingan Teknis Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) di Aula Distan, Kamis (4/12/2025), yang diikuti para pengurus dan anggota kelembagaan tani dari berbagai wilayah.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas manajerial para pelaku KEP agar mampu mengambil keputusan visioner, menyusun administrasi organisasi secara akuntabel, serta mengembangkan usaha tani yang inovatif dan adaptif terhadap dinamika pasar.
Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, Retno Sri Murwani, dalam sambutannya saat membuka kegiatan, menegaskan bahwa Kelembagaan Ekonomi Petani merupakan komponen vital dalam memperkuat struktur agribisnis dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“KEP bukan hanya wadah kebersamaan petani, tetapi juga sarana penguatan posisi tawar, peningkatan nilai tambah, perluasan akses pasar, akses pembiayaan, hingga kemitraan usaha,” ujar Retno.
Ia menambahkan, transformasi KEP menjadi organisasi profesional dan mandiri sangat dibutuhkan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Melalui bimtek ini, Retno berharap peserta mampu memperdalam pengetahuan serta keterampilan dalam manajemen organisasi KEP yang efektif dan transparan, perencanaan usaha berbasis komoditas unggulan daerah, pengembangan inovasi usaha tani dan menjalin kemitraan strategis dengan pelaku industri agribisnis. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, KEP di Kabupaten Banjar diharapkan mampu lebih berdaya saing dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Seksi Kelembagaan Petani, Dwi Retnani, bersama pejabat fungsional, Rifani Hernadi.
Materi fokus pada teknik penyusunan rencana kerja yang sistematis dan terukur, pengembangan unit usaha KEP dan arah transformasi menuju model korporasi petani modern yang profesional dan kompetitif
Dengan penguatan tersebut, KEP diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai kelompok tani biasa, tetapi mampu menjadi lembaga ekonomi yang menjamin keberlangsungan dan peningkatan kesejahteraan anggotanya.



