REDAKSI8.COM, BANJARBARU, Depth News – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) terus mematangkan arah pembangunan jangka panjang daerah. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Konsultasi Publik II Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Banjar Tahun 2021–2041, yang berlangsung di Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (1/12/2025).
Acara ini dihadiri Sekretaris Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, H. Gusti Abu Bakar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar Irwan Bora, perwakilan SKPD lingkup Pemkab Banjar, hingga institusi vertikal. Forum strategis ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebutuhan aktual dengan arah pembangunan tata ruang dua dekade ke depan.
Tata Ruang Dinamis untuk Generasi Masa Depan
Mewakili Kepala Dinas PUPRP Banjar, Hj. Anna Rosida Santi, Sekdis H. Gusti Abu Bakar menegaskan bahwa revisi RTRW merupakan kebutuhan mendesak dalam menjawab tantangan perubahan wilayah.
“Revisi RTRW bertujuan menyesuaikan kembali arah dan kebijakan pemanfaatan ruang dengan kondisi aktual serta proyeksi kebutuhan untuk masa depan generasi mendatang,” ujarnya.
Ia menuturkan, wilayah tidak bersifat statis. Perkembangan penduduk, pertumbuhan ekonomi, dinamika sosial, kondisi lingkungan, hingga kebijakan nasional dan global menjadi faktor yang harus diakomodasi dalam dokumen tata ruang.
Wadah Aspirasi Semua Pemangku Kepentingan
Konsultasi publik ini, lanjutnya, digelar sebagai ruang menggali perspektif, masukan, dan gagasan berbagai sektor, terutama dari para pemangku kepentingan pembangunan daerah.
Dalam pemaparannya, H. Gusti Abu Bakar menerangkan bahwa revisi RTRW Banjar akan mencakup penyesuaian sistem jaringan infrastruktur, penataan kawasan budidaya dan kawasan lindung, penguatan ketentuan umum zonasi wilayah, integrasi kebijakan tata ruang pusat, provinsi, dan kabupaten
Akomodasi Proyek Strategis Nasional dan Daerah
Dokumen RTRW yang baru juga disiapkan untuk menyertai berbagai program strategis yang sudah dan akan berjalan di Kabupaten Banjar, seperti pembangunan Bendungan Riam Kiwa, pengembangan jaringan jalan baru, penguatan kawasan pemukiman dan layanan perkotaan dan rah pengembangan destinasi wisata unggulan
Hal tersebut akan memperkuat posisi Kabupaten Banjar sebagai wilayah yang terus bertumbuh dan berdaya saing.
Komitmen Pembangunan Terintegrasi dan Berkelanjutan
“Masukan yang konstruktif dari berbagai sektor akan menjadi dasar kuat dalam penyempurnaan dokumen RTRW, sehingga bukan hanya sekadar dokumen perencanaan, tetapi benar-benar menjadi panduan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tegas Gusti Abu Bakar.
Melalui penyusunan tata ruang yang aspiratif dan visioner, Pemkab Banjar berharap arah pembangunan dapat memberikan manfaat optimal dalam mewujudkan Banjar Maju, Mandiri dan Agamis.
PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK
Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan data sebagai berikut:Nama Pemilik : HendriyantoNomor Polisi : BE 2151 AEVMerek :...



