Mengusung tema nasional “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, kegiatan ini diikuti setidaknya 150 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, pejabat SKPD, camat, lurah, bendahara daerah, hingga perwakilan aparat penegak hukum.
Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru, DPRD Banjarbaru, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Pengadilan Agama Banjarbaru, serta sejumlah dinas teknis seperti Inspektorat, Dinas Perhubungan, Disdukcapil, DPMPTSP, Disperkim, hingga Satpol PP.
Terlihat suasana penuh semangat ketika seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya, sebagai simbol dedikasi bahwa pelayanan publik harus berpijak pada nilai luhur bangsa.
Kodim 1006/Banjar melalui Pabung Mayor Cpl Bagus Rijayatmo turut hadir dan menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.
2m“TNI siap bersinergi dan mengawal terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta akuntabel. Pemberantasan korupsi harus dimulai dari diri sendiri dan dari lingkungan terdekat kita,” tegasnya.
Kehadiran Kodim menjadi bentuk kontribusi nyata dalam memperkokoh lini pengawasan dan pencegahan perilaku koruptif yang merugikan negara maupun masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekda Banjarbaru yang mewakili Wali Kota Banjarbaru. Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan panel diskusi antikorupsi menghadirkan narasumber terkait, membahas strategi penguatan integritas dan percepatan pelaporan pengawasan internal.
Para peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai mekanisme pelaporan gratifikasi, penanganan konflik kepentingan, serta upaya meningkatkan peran masyarakat dalam pengawasan layanan publik.
Kegiatan yang berlangsung aman dan tertib ini ditutup dengan pembacaan komitmen bersama untuk membangun birokrasi yang bersih dari praktik korupsi.
Melalui HAKORDIA 2025, Banjarbaru menunjukkan sikap tegas: Tidak ada ruang bagi korupsi di pemerintahan maupun pelayanan masyarakat. Seluruh pihak sepakat untuk terus memperkuat budaya integritas, mulai dari aparatur hingga masyarakat luas.



