REDAKSI8.COM, BANJAR — DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banjar bersama seluruh badan otonom dan sayap partai menggelar kegiatan Kemah Kebangsaan di kawasan alam Tahura Sultan Adam, Karang Intan. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara politik, alam, dan generasi muda, melibatkan puluhan pemuda, pelajar, mahasiswa, dan aktivis dari berbagai penjuru Kabupaten Banjar.
Ketua DPC PKB Kabupaten Banjar, M. Zaini, S.Pd.I., M.Pd, menegaskan bahwa politik tidak boleh dipersempit hanya sebagai pertarungan kepentingan atau perebutan kekuasaan. Menurutnya, politik harus didefinisikan ulang sebagai ruang untuk mengayomi, mengajak, dan menyadarkan seluruh masyarakat.
“Politik bukan sekadar ajang untuk bersaing. Politik itu merangkul, membersamai, dan mengajak seluruh kalangan memahami politik secara jernih dan bijak,” ujar M. Zaini.
Dalam Kemah Kebangsaan ini, PKB menjadikan generasi muda sebagai fokus utama. Mereka diajak untuk berdialog, berpartisipasi, dan membangun kesadaran berpolitik sejak dini, bukan dengan ketegangan, melainkan dengan pendekatan edukatif dan suasana yang hangat.
“Pada kegiatan malam ini, kami mengajak seluruh elemen, khususnya anak muda, pelajar, aktivis, dan mahasiswa untuk bersama memahami politik kebangsaan secara lebih dekat,” lanjutnya.
Selain edukasi politik, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana perenungan dan tafakur alam, mengingatkan peserta bahwa alam adalah bagian utama dari kehidupan yang wajib dijaga. Pemilihan lokasi di Tahura Sultan Adam bukan sekadar estetika, melainkan simbol bahwa politik dan lingkungan saling menguatkan.
“Di sini kita belajar langsung dari alam yang memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Kita harus ingat dan bersyukur atas apa yang alam berikan. Pemerintah bisa membuat kebijakan yang baik, tetapi kesadaran menjaga alam harus dimulai dari diri sendiri,” tegas M. Zaini.
Ia juga menyinggung maraknya berita nasional tentang bencana alam, termasuk banjir bandang yang tengah ramai dibicarakan, sebagai pengingat bahwa kerusakan lingkungan dapat terjadi kapan saja jika manusia abai.
“Berita nasional hari ini banyak berbicara tentang banjir bandang di berbagai daerah. Ini pengingat bagi kita di Kalimantan agar lebih serius menjaga alam—baik melalui jalur politik, kebijakan, maupun gerakan bersama masyarakat,” tambahnya.
Kemah Kebangsaan ini ditutup dengan sesi diskusi, refleksi alam, serta pemantapan nilai kebangsaan. DPC PKB Kabupaten Banjar berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan politik yang edukatif, membumi, dan dekat dengan anak muda.
PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK
Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan data sebagai berikut:Nama Pemilik : HendriyantoNomor Polisi : BE 2151 AEVMerek :...



