REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI), Saifullah Yusuf memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran, karena berpedoman pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT SEN).
Melalui data yang dikelola secara terpusat, maka Pemerintah melakukan verifikasi hingga ke lapangan agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang berhak.

“Tentu titiknya adalah Instruksi Presiden Nomor 4 tadi tentang DT SEN. Setelah itu kita lakukan konsolidasi data dan dikelola oleh Badan Pusat Statistik,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (23/9/25).
Gus Ipul sapaan akrabnya menjelaskan, konsolidasi itu dilanjutkan dengan langkah verifikasi nyata di lapangan.
“Kami bersama Badan Pusat Statistik melakukan ground check kepada 12 juta keluarga penerima manfaat,” ucapnya.
Pemerintah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) pun melakukan pendataan ulang untuk memastikan setiap keluarga penerima manfaat benar-benar sesuai dengan kriteria.
“Kita minta bantuan teman-teman Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDMPKH), untuk mendatangi satu per satu dari 12 juta keluarga yang sudah ditentukan sasarannya,” jelasnya.
Ia menekankan, penentuan keluarga penerima manfaat bukanlah kewenangan dari Kementerian Sosial (Kemensos) semata, tetapi sepenuhnya berdasarkan data yang diolah BPS.
“Tentu yang menentukan adalah BPS. Dari data itulah bansos disalurkan, supaya program presiden bisa benar-benar sampai kepada mereka yang berhak,” tandasnya.



