REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Maskapai Air Asia akhirnya meluncurkan rute penerbangan langsung dari Banjarmasin menuju Kuala Lumpur melalui Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru.
Karena langkah itu dipandang sebagai peluang besar bagi dunia pariwisata di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ketua Asosiasi Perusahaan Tour and Travel Indonesia (ASITA) DPD Kalsel, Dewi Restina menilai penerbangan langsung itu tentunya akan membuka jalan lebar bagi promosi wisata daerah ke pasar mancanegara.
“Kalau untuk pemasaran wisata kita punya trik-trik tersendiri, anggota Asita yang berjumlah lebih dari 300 perusahaan tour and travel siap bergerak untuk memasarkan paket wisata,” ucapnya.
Dewi menegaskan, tantangan terbesar adalah bagaimana membuat destinasi wisata di Kalimantan Selatan semakin dikenal di luar negeri.
“Jadi ini bukan hanya soal penerbangan, tapi juga soal bagaimana kita memperkenalkan pariwisata Kalsel,” tuturnya.
Menurutnya, seperti Geopark Meratus akan menjadi identitas penting bagi pariwisata daerah karena keunikannya.
“Geopark Meratus ini unik sekali, mereka punya alam yang luar biasa,” ucapnya.
Ia mencontohkan keindahan Loksado dan Taman Hutan Raya Sultan Adam yang disebut bak negeri di atas awan, sehingga potensi wisata khas juga tidak kalah menarik.
“Kalau di Loksado ada bambo rafting, sementara pasar terapung kan hanya ada di kita, asli dari kegiatan masyarakat sehari-hari, bukan dibuat-buat,” tegasnya.
Disisi lain, Ia meyakini keberadaan penerbangan langsung Banjarmasin-Kuala Lumpur akan memperkuat posisi pariwisata daerah makin dikenal di luar negeri.
Dirinya juga mengakui sekitar 50 persen perjalanan yang difasilitasi anggotanya masih berupa wisata, sementara sisanya adalah perjalanan umrah dan haji.
“Kalau umrah nanti ada jalur khusus, karena anggota Asita juga banyak yang bergerak di bidang itu,” tutupnya.



