REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Demi meringankan beban masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (11/9/25).
Kegiatan GPM itu bertujuan menstabilkan harga pangan, pengendalian inflasi, serta menjadi salah satu bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru.

Dari lima Kecamatan yang ada di Kota Banjarbaru, masih terdapat satu yang belum melaksanakan GPM, yaitu Kecamatan Banjarbaru Selatan.
“Tanggal 25 September nanti akan dilaksanakan kembali di Gedung Bina Satria,” ujarnya.
Katanya, setiap komoditi telah disubsidi oleh Pemko Banjarbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru.
“Komoditi yang dijual ada ayam, daging sapi, telur ayam, beras SPHP, gula, minyak, cabai, bawang merah, hingga sayur sayuran,” rincinya.
Sementara itu, Kepala DKP3 Banjarbaru, Abu Yazid Bustami menyampaikan, setiap komoditi yang di jual dalam kegiatan GPM harganya telah di subsidi sebesar Rp5 ribu.
“Subsidi tersebut berasal dari Pemerintah Kota Banjarbaru melalui DKP3,” ucapnya.
Dengan adanya kegiatan itu, diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, serta memastikan masyarakat mendapatkam kebutuhan pangan yang cukup dengan harga yang terjangkau.
Sehingga bahan poko yang dijual seperti ayam 1 ekor hanya Rp30 ribu, daging sapi Rp65 ribu, telur ayam satu kilogram Rp24 ribu, beras SPHP Rp58 ribu, gula pasir Rp28 ribu, dan minyak goreng Rp28 ribu.
“Cabai merah, bawang merah, tomat, sayur-sayuran, cumi asin dan ikan asin Rp5 ribu pe kemasan,” jelasnya.
Dengan harga yang sangat terjangkau itu, diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebaik-baik nya.
Pun, adanya kegiatan GPM mampu memberikan dampak positif bagi saya beli masyarakat.
“Terutama menjelang momen-momen penting atau ketika harga pasar mengalami kenaikan,” tutupnya.



