REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sejumlah pesan berantai di Whatsapp yang menyebutkan aksi dilakukan di sejumlah titik-titik strategis di Kota Banjarbaru seperti Mako Brimob, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru, hingga Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menimbulkan keresahan warga Ibu Kota.
Namun, mahasiswa pendemo dari Banjarbaru memastikan para demonstransi melakukan aksinya terpusat di Banjarmasin, tepatnya di DPRD Provinsi Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Kota Banjarmasin, Senin (1/9/25).


Pernuataan tersebut pun dibenarkan oleh koordinator lapangan masa aksi dari Kota Banjarbaru, Satrio Ajie Bramanto saat dikonfirmasi pada Senin (1/9/25).
“Per hari ini 1 September kita aksi fokus di Banjarmasin, belum ada pembahasan perihal aksi di Banjarbaru,” ujarnya.
Ia mentebutkan, seluruh elemen pendemo di Kota Banjarbaru setidaknya ada 300 mahasiswa bersama ojol dan lainnya berangkat ke Banjarmasin.
“Jadi semua masa hari ini difokuskan ke DPRD Kalsel. InsyaAllah hari ini dari Banjarbaru bisa dipastikan 300 mahasiswa yang berangkat,” sebutnya.
Dalam aksi unjuk rasa ini, katanya ratusan pendemo beberapanya telah difasilitasi angkutan seperti bus dan mobil untuk berangkat.
Sebagian besar mahasiswa lainnya berangkat menggunakan kendaraan pribadi konvoi iring-iringan.
“Yang lain teman-teman bisa dengan kendaraan pribadi setelah ini kita konvoi iring-iringan ke Banjarmasin, dan beberapa fakultas memfasilitasi angkutan berupa bus,” tuturnya.
Selain itu, katanya narasi yang akan dibawa pendemo Banjarbaru juga sama dengan hasil konsolidasi terakhir bersama mahasiswa lainnya.
“Kita mau fokus revolusi DPR, Polri dan juga beberapa tuntutan kedaerahan seperti pengesahan adat meratus sama RUU Perampasan Aset,” jelasnya.
Adapun mahasiswa dengan atributnya almamater masing-masing bergerak dari arah Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru.
“Kami mahasiswa menyiapkan almameter masing-masing, kemudian yang jadi penanda dari kami adalah pita hijau bahwa kami mahasiswa Banjarbaru,” tuntasnya.
