REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Memasuki tahun ajaran baru 2025, siswa siswi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru masih mendapatkan fasilitas belajar yang minim.
Mereka mesti belajar dengan duduk di lantai dan membawa meja sendiri dari rumah karena tidak tersedianya sarana belajar yang memadai.
Tentu hal seperti ini menjadi perhatian serius bagi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Banjarbaru saat meninjau langsung kondisi kelas di SD pada Rabu (16/7/25) lalu.
“Saya sangat prihatin, ini tidak seharusnya terjadi. Anak-anak kita berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang manusiawi dan mendukung proses belajar,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Siska Monalisa.
Menindaklanjuti kunjungannya, Siska mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru untuk mempercepat penanganan fasilitas belajar tersebut.
“Saya sudah berdiskusi dengan Dinas Pendidikan. InsyaAllah, mereka akan memberi perhatian lebih terhadap fasilitas yang belum tertangani,” ungkapnya.
“Memang ada beberapa hal yang sedang berlangsung secara bersamaan, tetapi kami berharap semuanya bisa segera diatasi,” tambahnya.
Ia menegaskan, temuan itu akan menjadi catatan penting pihaknya dalam fungsi pengawasan, serta berkomitmen untuk memperjuangkan pengadaan meja dan kursi belajar melalui dana perubahan APBD yang menggunakan skema pokok pikiran (pokir) DPRD Banjarbaru.
Saat dikonfirmasi, Kepala Disdik Kota Banjarbaru Dedy Sutoyo memastikan, pengadaan meja dan kursi di SDN 2 Landasan Ulin Utara dalam waktu dekat akan segera terealisasi.
“Tahun ini sudah ada pengadaan meja dan kursi untuk beberapa sekolah dasar, termasuk di SDN 2 Landasan Ulin Utara, untuk satu rombel akan diberikan, semuanya lagi berproses dan akan dilengkapi pada ABT,” katanya.
Dedy menuturkan, Disdik Banjarbaru akan terus berupaya memenuhi fasilitas sekolah agar peserta didik dapat nyaman belajar selama di sekolah.
“Tentunya akan berproses, sebelumnya pihak sekolah ada meminta untuk dibangunkan aula sudah direalisasikan, sekarang meja kursi pun sudah ada di pengadaan, jadi harap ditunggu,” jelasnya.
Kendati demikian, Ia memastikan di Kota Banjarbaru tidak ada sekolah lainnya yang nasibnya sama dengan SDN 2 Landasan Ulin Utara.
“Semua sekolah di Banjarbaru perlahan fasilitas belajar mengajar akan kita lengkapi, semua mendapat atensi yang sama,” tandasnya.



